Sikap BKPSDM Kota Ternate soal Oknum Guru Malas Berkantor

Samin Marsaoly. (Foto: Ikh/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id — Oknum guru di Pemerintah Kota Ternate bernama AAB alias Azis mendapat teguran keras dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate lantaran malas berkantor.

Sanksi tersebut diberikan lantaran Azis meninggalkan tugasnya berbulan-bulan sejak 2015-2019.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Samin Marsaoly menjelaskan, Azis saat ini dipantau oleh pihaknya dan dinas pendidikan.

Samin mengaku, Azis terbukti terlibat pelanggaran dan kasusnya sudah ditangani langsung oleh Diknas Kota Ternate.

“Antara tahun 2015 sampai 2019 memang benar sering tidak menjalankan tugas sebagai guru polanya hadir kemudian tidak hadir dan menjalankan tugas seadanya,”kata Samin kepada sejumlah awak media di kantornya, Kamis (25/11/2021).

Untuk itu, lanjut Samin, Azis ditarik ke Diknas untuk menjalani masa pembinaan dan akan dipantau juga oleh BKPSDM.

“Yang bersangkutan diberi teguran keras untuk menegakan disiplin, berdasarkan hasil pemeriksaan,”jelasnya.

“Kami dari BKPSDM sekarang menunggu pembinaan yang dilakukan, seandainya itu masih berulang, maka kita tidak akan melakukan BAP (berita acara pemeriksaan) tapi sudah mengambil tindakan karena yang bersangkutan sudah diperiksa oleh atasannya,”tegas mantan Kadis Pariwisata Provinsi Malut itu.

Disinggung soal melanggar netralitas ASN dengan terlibat aktif dalam kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula tahun 2020, Samin mengaku telah menerima laporan dan menunggu hasil pemeriksaan Bawaslu.

“Seandainya ada laporan Bawaslu soal ketidaknetralan dan ditindaklanjuti oleh KASN maka kita tinggal menetapkan hukuman kepada yang bersangkutan,”tegasnya.

Kata Samin, pihaknya tidak memberikan tolerir terhadap ASN yang berpolitik. Sebab, saat ini, BKPSDM tengah memproses sejumlah ASN yang terlibat dalam Pilkada 2020 lalu.

“Ada dua, satu orang di Kantor Kecamatan Ternate Tengah dan staf di kantor kelurahan di Pulau Ternate kita sudah berikan hukuman,”tambahnya.

Samin juga meminta pimpinan OPD untuk aktif memantau anak buahnya terutama soal kehadirannya.

Azis sendiri diketahui terlibat aktif saat Pilkada Kepulauan Sula 2020 sebagai Ketua Tim Relawan Hendrata Thes dan Umar Umabaihi di Desa Nahi. Sejumlah dokumentasi yang diterima media ini, tampak Azis memberikan orasi politik saat HT-Umat kampanye di Desa Nahi.

Tidak hanya kampanye, Azis juga diketahui menangani sejumlah proyek di Kepsul. Saat dikonfirmasi media ini, Azis sempat membantah menangani salah satu proyek IPAL atau WC Umum di Kepsul. (ikh)

 

 

 

Laporan: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks