Dua Terdakwa Korupsi THR di Tidore Kepulauan Divonis Ringan

Ilustrasi pengadilan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Dua orang terdakwa kasus korupsi anggaran bahan bakar minyak dan tunjangan hari raya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Faradillah Abdurradjak dan M. A. Abubakar  divonis ringan oleh Hakim Pengadilan Tipikor pada PN Ternate.

Dalam sidang putusan, Senin (22/11/2021) hakim menghukum kedua terdakwa 1 tahun kurungan penjara dengan pertimbangan telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp600 juta lebih.

“Memutuskan menjatuhkan hukuman pidana kepada kedua terdakwa 1 tahun dengan subsider 2 bulan pidana kurungan penjara serta denda sebesar Rp50 juta,” kata Hakim Ketua, Achmad Ukayat saat membacakan putusan.

Putusan hakim ini lebih ringan dua bulan dari tuntutan JPU. Jaksa dalam tuntutannya meminta hakim menghukum mantan Kabid Persampahan dan Kepala Seksi Bidang Persampahan DLH Tikep dengan hukuman 1 tahun 4 bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp 612.905.750,00.

Hakim menilai, kedua terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, serta menyalahgunakan kewenangan atau kesempatan yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam undang-undang Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.

Usai mendengar putusan, baik JPU maupun kedua terdakwa sama-sama pikir pikir atas keputusan tersebut.”Sesuai SOP kami masih pikir-pikir,”kata JPU, Alexander. (mg-06)

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks