BPPW Malut Gelar Workshop Program Pamsimas III 2021

PEMBUKAAN: Ketua PDMU Dr. Iswan Idrus, Kasubag Umum dan TU BPPW Malut Eddy Sabar M. Torano, PPK Air Minum Erwin dan Provinsial Koordinator Pamsimas Alwi saat pembukaan Workshop, Minggu (21/11).

Ternate, malutpost.id – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara (Malut) menggelar Workshop Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Kelembagaan Kelompok Pengelola Sistem Penyedia Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS). Kegiatan berlangsung selama tiga hari ini, dipusatkan di Sahid Bella Hotel, Minggu (21/11) sampai Selasa (23/11).

Pembukaan workshop dirangkaikan Talkshow Best Practise bertajuk Keberhasilan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) KPSPAMS, menghadirkan narasumber Ketua Provincial Project Management Unit (PPMU) Pamsimas DR. Iswan Idrus S.Sos MM, Perwakilan KPSPAMS Reinold Frangco, Perwakilan BPPW Malut Rezi, BPMD Provinsi Maluku Utara Rahmat dan Provinsial Kordinator Pamsimas III Alwi.

Ketua PPMU Pamsimas Dr. Iswan Idrus dalam sambutannya mengatakan, air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Menurutnya, Program Pamsimas yang dimulai sejak 2008 di Malut telah berupaya serius untuk mewujudkan air minum untuk semua.

Khususnya pada wilayah-wilayah pedesaan yang belum terjangkau layanan PDAM. “Kita, Pemerintah dan masyarakat akan terus bahu-membahu secara bertahap membangun infrastruktur SPAMS untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Sebagai salah satu pelaksana Program Pamsimas, sambung Iswan, berkewajiban mendukung pencapaian Indikator Kinerja Key Performance Indicator (KPI) baik secara nasional maupun di lingkup provinsi dan kabupaten/kota.

Salah satunya KPI 3, yakni prosentase sarana SPAMS yang dikelola dan dibiayai secara efektif oleh masyarakat minimal 90 persen dari jumlah desa-desa yang mengimplementasikannya. “Targetnya KPI 3 baik nasional maupun Provinsi Malut bisa mencapai 100 persen, yakni seluruh desa yang telah menerima dan melaksanakan program Pamsimas mampu mengelola sarana SPAM secara efektif. Dan menyediakan pembiayaan secara swadaya sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kita dan anak cucu kita ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia berharap, melalui workshop ini, KPSPAMS dapat memahami isu-isu keberlanjutan di desa masing-masing. Serta memiliki komitmen yang lebih baik dan dapat meningkatkan kemampuan dalam menyusun rencana kerja maupun merealisasikan iuran atau pengelolaan keuangannya.

“Harapannya, teman-teman dari dinas terkait yang diwakili Dinas PU dan Perkim mampu melihat dan merencanakan pembinaan kepada KPSPAMS dan memastikan RKTL yang disusun KPSPAMS bisa terlaksana dengan baik,” tutupnya.

Untuk diketahui, workshop ini dihadiri Kepala BPPW Malut yang diwakili oleh Kasubag Umum dan Tata Usaha BPPW Malut Eddy Sabar M Torano, ST, PPK Air Minum, dinas teknis dan perwakilan dari Desa KPSPAMS Program Pamsimas III, serta  peserta yang hadir berjumlah 118 orang terdiri dari perwakilan 9 kabupaten/kota.

Yaitu Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Kepulauan Sula, Taliabu, Pulau Morotai dan Kota Tidore Kepulauan. (mg-01/adv/udy)

 

 

Laporan: Hasanuddin Arbi

Editor: Rusdi Abdurahman

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks