Dituding KKN oleh Anggotanya, Ini Penjelasan Kasat Pol PP Ternate

Fhandi Mahmud saat memimpin apel. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Kepala Satpol PP dan Linmas Kota Ternate Fhandi Mahmud merespon tudingan melakukan KKN dan menzalimi sejumlah anggota Satpol PP.

Kasat Pol PP Fhandy Mahmud saat dikonfirmasi malutpost.id, Kamis (18/11/2021) membantah semua tudingan anggotanya tersebut.

Fhandi lantas mengurai satu-satu 5 poin petisi berisi tuntutan anggotanya saat bertemu Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman.

Fhandi menjelaskan, soal pembagian pakaian dinas pada tahun 2020 yang hanya diperuntukkan bagi anggota tertentu, menurutnya tidak benar. Dia mengaku, pagu anggaran pakaian dinas tidak mencukupi untuk semua anggota yang berjumlah 300 lebih.

“Makanya pengadaan itu hanya dikhususkan untuk PNS, intinya semua Satpol PP terima dan tidak benar tanda tangan tapi tidak terima pakaian itu,”jelas Fhandi di kantornya.

Berikutnya, soal ada anggota yang tidak dilibatkan dalam operasi yustisi, partoli Covid-19, dan pengamanan STQ. Fhandi bilang, operasi tersebut sudah tidak dilakukan karena keterbatasan anggaran. Pihaknya hanya melakukan patroli anak sekolah dan PKL itu pun dilakukan atas inisiatif sendiri tanpa anggaran.

“Makanya yang kita libatkan anggota yang selama ini aktif di kantor selaku pimpinan saya mengarahkan dan yang menentukan siapa saja yang ditugaskan itu sesuai dengan penentuan bidang masing-masing,”jelasnya.

Soal KKN honorer, dia mengatakan semua honor dikirim melalui rekening penerima atau melalui pejabat pengguna anggaran, seperti Kabid Objek Vital. “Laporan yang masuk ke saya dari bawah itu mereka semua terima, dan selama ini masuk ke rekening PPTK,”ungkapnya.

Kemudian soal menerima keuntungan dari melalui perekrutan Satpol PP pada 2020 lalu, Fhandi berujar, perekrutan tidak dilakukan oleh Satpol PP tetapi melalui BKPSDM. “Kita dikirim penambahan personil dari BKPSDM bukan kita yang rekrut,”tegasnya.

Dia juga memastikan tidak pernah melakukan pemecatan pada anggotanya. Selama ini, anggota yang bertugas memilih undur diri karena alasan tertentu. Kasat juga menyesali sikap anggota yang melapornya ke wali kota.

“Justru mereka harus berkaca apakah selama ini mereka melaksanakan tugas dengan baik atau tidak,”tambahnya.

Meski dituntut undur diri, Fhandi kembali menegaskan, tidak akan menanggalkan jabatannya kecuali diberhentikan langsung oleh wali kota.

“Jadi saya juga merasa agak aneh ada petisi dan pelaporan ini, yang pasti saya siap menghadapi ini,”tandasnya.

Sementara, Kabid Tibum dan Ketentraman Umum Hasan Samal menambahkan, jumlah personil yang ditempatkan di objek vital sebanyak 75 orang yang berjaga di kediaman wali kota, wakil wali kota, sekda, kantor wali kota serta beberapa pos lainnya. Dimana setiap anggota mendapat Rp220 ribu setiap bulan. Sedangkan untuk pengamanan Covid-19 melibatkan semua anggota dengan sistem rolling atau bergantian.

“Jadi uangnya itu dikirim ke rekening saya baru saya buat daftar kemudian dibagikan ke mereka masing-masing dan itu sudah disesuaikan dengan anggaran,”jelas Hasan.

Sementara mantan Kabid Sunber Daya Aparatur Satpol PP Usman Wakano mengatakan, penempatan personil di objek vital berdasarkan mekanisme atau aturan di kantor.

“Jadi saya keberatan dengan petisi itu, tidak ada tendensi dari pimpinan karena kita lihat anggota yang punya etika dan diseleksi, yang benar-benar anggota dan siap,”tambah mantan Kabid Sumber Daya Aparatur Satpol PP Usman Wakano sat dihubungi via telepon.

“Karena ini kewenangan saya jadi saya tidak diintervensi oleh pimpinan,”pungkasnya.

Terpisah, Kabid Linmas Mahbud H. Ahmad menegaskan, dana insentif untuk anggota Linmas sebanyak pada 2019 berjumlah 85, namun berkurang menjadi 45 pada 2020 karena ada anggota yang tidak aktif.

Mahbud bilang, anggaran tersebut dikelola oleh PPTK yang diterima langsung dirinya.

“Jadi saya adalah PPTK yang cairkan langsung anggaran di bank kemudian serahkan ke mereka masing-masing jadi tidak melalui Kasat,”pungkasnya. (ikh)

 

 

Laporan: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks