Serobot Lahan, Mertua ‘Seret’ Menantunya ke Pengadilan

Ilustrasi pengadilan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — YS alias Yunus (51), warga Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Maluku Utara terpaksa diadili.

Yunus menjalani sidang ke-4 di Pengadilan Negeri Ternate, Senin (11/10/2021). Ia didakwa karena menyeroboti lahan milik Samuel Tuanger, mertuanya sendiri. Sidang tersebut dipimpin hakim ketua Khadija A. Rumalean,SH. MH J

Jaksa Penuntut Umum Mokhsin dalam dakwaannya menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada 2019 lalu di Kelurahan Sulamadaha. Saat itu, terdakwa mendatangi Samuel Tuanger di rumahnya meminta izin membangun rumah sementara di atas tanah milik mertuanya yang telah bersertifikat dengan nomor 00402.

Alasannya, agar anaknya bisa melanjutkan sekolah di Ternate. Samuel pun mengizinkan terdakwa membangun dengan syarat hanya bangunan sementara bukan permanen.

Baca:  Trend Kasus Covid Pasca Lebaran Terlihat Pekan Depan

Namun, pada 2020, terdakwa mendatangi Samuel dan mengatakan bahwa tanah yang ditempatinya bukan ayah dari istrinya tersebut melainkan milik perusahan CV. Dragon Place. Terdakwa kembali berulah dengan mengaku bahwa tanah tersebut juga milik seseorang atas nama Coken Sopakua.

Mendengar itu, Samuel lalu meradang dan meminta Yusup angkat kaki dari rumah sementaranya itu melalui somasi sebanyak 2 kali yaitu 9 Februari 2021 dan 15 Februari 2021, karena sesuai perjanjian terdakwa hanya diizinkan tinggal sementara. Samuel akhirnya mempolisikan terdakwa. Terdakwa Yusup pun dijerat dengan Pasal 167 Ayat (1) KUHP dan Pasal 385 KUHP.

Terpisah, Mario penasehat hukum Yusup, saat ditemui mengatakan kliennya itu merupakan anak mantu dari Samuel yang tinggal berdekatan.

Baca:  52 Napi Pidum dan Narkoba di Rutan Ternate Diusulkan Dapat Remisi

“2013 ada program prona dari pemerintah, lalu dibuatlah satu sertifikat gratis untuk mereka satu tanah, karena bapak mantunya punya kelengkapan admistrasi lengkap, dan kasus ini harusnya perdata bukan pidana,”pungkasnya.(mg-06)

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks