Angka Kekerasan Anak Perempuan di Sula Meningkat

Ilustrasi rudapaksa anak di bawah umur. (istimewa)

Sanana, malutpost.id — Angka kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara terus bertambah sepanjang 2021. Berdasarkan catatan dari Polres Kepsul dalam kurun waktu 10 bulan atau sejak Januari hingga Oktober 2021 tercatat sudah 22 kasus.

“Angka ini lebih tinggi dari tahun 2020,”kata KBO Reskrim Polres Kepsul, AIPDA La Jaya Muhiddin.

La Jaya bilang, pada 2020 tercatat ada 21 kasus sejak Januari – Oktober atau hanya bertambah 1 kasus.  Terdiri dari pencabulan 10 orang, pencabulan sebanyak 9 orang, dan penganiayaan sebanyak 2 orang.

Sedangkan untuk tahun ini, kasus asusila terhadap anak yakni persetubuhan 15 kasus, pencabulan 5 kasus, dan penganiyayaan 2 kasus.

“Kalau kita lihat 2021 itu lebih meningkat. Kemungkinan masih banyak lagi hanya saja belum terlapor, karena pastinya di Dinas Perlindungan Anak juga pasti ada data terkait kekerasan seksual terhadap anak,”kata La Jaya, Senin (11/10/2021).

La Jaya menjelaskan, pelaku asusila terhadap anak paling banyak dilakukan oleh orang dekat korban seperti keluarga, tetangga atau orang yang sudah dikenal lama.

“Saya berharap kepada masyarakat, bilamana mememukan kasus kekerasan seksual terhadap anak secepatnya segera melapor,”tandasnya. (mg-01)

 

 

 

Laporan: Hamdi Embisa

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks