9 Tahun Idap Penyakit Kulit Langka, Rizal Ingin Sembuh

Kondisi bocah Rizal saat ini dan info tentang penyakit kulit langka.(grafis: aba/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id – Rizal, bocah berusia 9 tahun yang tinggal bersama orang tuanya di Sofifi, Maluku Utara hari-harinya penuh penderitaan. Anak kecil itu sudah tak tahan dengan rasa gatal di sekujur tubuhnya. Belum lagi kulitnya yang kering mengerak dan mengeluarkan bau.

Kondisi Rizal ini awalnya di-posting salah satu akun facebook lengkap dengan nomor kontak Luly, ibu dari bocah tersebut. Saat dihubungi malutpost.id, Senin (11/10/2021) pagi ini, Luly membenarkan kondisi yang dihadapi anaknya.

Menurut perempuan yang sehari-hari sebagai penjahit itu, setelah seminggu lahir, di sekujur tubuh Rizal melepuh. Lama kelamaan kulit mengerak. Sejak saat itu, dia dan suaminya berkali-kali membawa anak mereka berobat ke dokter. Namun tak pernah sembuh.

Baca:  Retribusi Pasar di Kepsul Masih 'Jongkok', Ini Penyebabnya

Kini, Rizal yang sudah bersekolah itu mengeluh gatal di tubuhnya. Bahkan dia tampak minder kalau pergi ke sekolah. Kulitnya yang mengerak dan gatal, juga menimbulkan bau.

Menurut Luly, pihak keluarga pernah dengan pernah membawa Rizal berobat ke Manado. Namun, dokter di Manado pun tak mampu menangani kondisi Rizal yang disebut menderita penyakit kulit langka. “Dokter di Manado rujuk ke Makassar. Tapi kami belum bisa membawanya karena keterbatasan biaya,” tutur Luly lagi.

Dia mengakui, pernah membuat proposal ke Dinas Sosial Provinsi Malut. Tapi sejak 2018 sampai hari ini belum ada respon. Kondisi Rizal juga sudah di-posting di WAG Kesehatan NHM. “Tapi  sampai kini juga belum ada pihak yang respon,” tuturnya.

Baca:  Bertemu GMNI Maluku Utara, Ini yang Dibicarakan Ganjar Pranowo

Saat ini, menurut Luly, pihaknya sangat berkeinginan memenuhi harapan Rizal untuk terbebas dari penderitaannya setiap hari. Tapi, untuk bisa berobat ke Makassar atau rumah sakit-rumah sakit yang lengkap di kota besar, pihak keluarga tak mampu menjangkau. ”Kami alhamdulilllah punya BPJS. Tapi, biaya perjalanan dan kebutuhan lainnya itu sangat berat,” tambahnya.

Kondisi penyakit Rizal dan keberadaan ekonomi keluarga mengisyaratkan adanya bantuan baik pemerintah, swasta maupun perorangan.(mg-06/aba)

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks