Merekam Jejak Wallace di Rumah Makan Santiong Ternate

Bagian depan RM Wallace, tepat di samping rumah yang pernah ditinggal AR Wallace. (foto: aba/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id – Jika pergi ke sejumlah kota di Argentina, Anda pasti menemukan Wallace sebagai nama restoran, café, atau bar.  Itu karena Alfred Russel Wallace sang naturalis kelahiran Monmouthshire, Wales di Britania Raya, Inggris tahun 1823 ini pernah meneliti tentang persebaran fauna di region neotropik tersebut.

Di Toulouse, kota di tepi  Garonne, antara Samudra Atlantik dan Laut Mediterania Mediterania itu, Anda pun pasti menemukan nama Wallace. Di  kota sebelah barat daya Prancis itu ada sebuah restoran dan café bernama Le Wallace. Apalagi di negeri kelahirannya; Inggris,  The Wallace menjadi brand salah satu restoran dan café ternama.

Di Kota Ternate sendiri, Wallace begitu terkenal. Ilmuan dunia ini pernah tinggal lebih dari 3 tahun dan melakukan berbagai penelitian tentang flora dan fauna. Bahkan, pengalaman dan temuan-temuan Wallace di Ternate yang ditulis lewat suratnya (Letter from Ternate) ke Charles Darwin, memunculkan terori evolusi yang menghebohkan dunia.

Dahulu, di Ternate ada sebuah jalan bernama AR Wallace di bilangan Santiong, Ternate Utara. Namun nama jalan itu sudah berubah. Kini, nama Wallace diabadikan sebagai nama sebuah rumah makan di kawasan Santiong. Rumah makan yang baru beberapa bulan soft opening itu terletak bersebelahan dengan rumah yang pernah ditempati Wallace selama di Ternate.

Rupanya, pemilik rumah makan yang saat ini hampir berusia 80 tahun itu tidak sekadar mengambil nama begitu saja. Dia tahu pasti tentang kiprah Wallace dari cerita orang-orang tua selama pada masa kecilnya. Dia juga sering berinteraksi dengan para peneliti yang pernah datang dari berbagai negara.

Tak sekadar nama. Pihak pengelola Rumah Makan Wallace dalam proses penyiapan dokumen sejarah Wallace di Ternate dalam berbentuk gambar. Dokumen itu akan dipajang di dalam ruang rumah makan untuk merekam jejak Alfred Russel Wallace di Ternate.

Saat ini, RM Wallace menyajikan aneka menu yang familier dengan selera warga Ternate maupun yang datang dari luar. ”Ada iga bakar, sop iga, sop buntut, bebek goreng, nila bakar, terong crispy, dan aneka minuman segar,” ujar Mira, pengelola rumah makan tersebut.

Dalam waktu dekat, rumah makan ini juga akan dilengkapi dengan coffee corner yang menyajikan kopi-kopi standar baik manual brewing maupun base espresso. “Selain menikmati makanan, rumah makan ini juga menyediakan meeting room. Kami pun menerima pesanan catering baik prasmanan maupun kotak,” tuturnya.(aba)

 

 

 

Laporan: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks