Usai Pesta Miras, 4 Pria Berisitri di Halmahera Tengah Perkosa Remaja 17 Tahun

Ilustrasi persetubuhan anak. (istimewa)

Weda, malutpost.id — Seorang remaja 17 di Halmaher Tengah, Maluku Utara menjadi korban pemerkosaan 4 pria bejat.

Remaja tersebut digilir di sebuah kosan Desa Lelilef Waibulan. Saat ini polisi sudah menangkap 3 pelaku dan salah satunya masih buron.

S, kakak korban saat ditemui malutpost.id, Sabtu (9/10/2021) mengungkapkan, peristiwa pemerkosaan terjadi sekitar seminggu lalu. Bahkan pihaknya telah melapor kasus itu ke Polsek dan sudah dilimpahkan ke Polres Halmahera Tengah.

“Keluarga minta kepolisian memburu tiga orang pelaku yang masih buron serta keluarga meminta para pelaku harus diproses, tanpa memberikan ampun,”kata S.

Menurutnya, korban saat ini mengalami trauma berat, dan harus mendapat perawatan medis.

Baca:  Unjuk Rasa Tuntut Polda Seriusi Kasus Pembunuhan di Hutan Halmahera

“Kondisi korban saat trauma dan kejiwaan sangat terganggu, serta mau ditangani dokter psikologi di Sofifi, sekarang cuma di kursi roda,”ungkapnya.

S menceritakan, pihak keluarga baru mengetahui persitiwa yang menimpa adiknya itu beberapa hari setelah kejadian.

Saat ini mereka melihat perubahan sikap gadis belia tersebut yang tampak murung. Setelah diinterogasi baru dia mengakui telah diperkosa oleh 4 pria yang diketahui sudah memiliki istri.

Kepada keluarga, korban menceritakan, dia sempat menjalin hubungan dekat dengan salah satu pelaku berinisial R. Awalnya korban dibawa ke kosan, R lalu memanggil teman-temannya untuk pesta miras. Usai meneguk miras, korban langsung digilir secara bergantian.

“Pelaku ini mengaku masih bujang, salah satu pelaku bernama Riski dan para temannya menutup muka korban dengan selimut sehingga korban tidak bisa bersuara. Kamiminta agar pelaku dihukum berat,”tegas S.

Baca:  Petani Sayur Tidore Kewalahan Penuhi Permintaan PT IWIP

Sementara, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Bripka Kemhay membenarkan, laporan kasus tersebut.

Menurutnya, tiga pelaku sudah berhasil diamankan. Dari keempat pelaku diketahui dua orang berasal dari Kota Tidore, dan dua berasal dari Halmahera Barat.

“Sementara kami masih melakukan tahapan penyeledikan dengan memeriksa para pelaku, dan ini mereka sudah rencakan,”tandasnya. (tr-03)

 

 

Laporan: Muhatir Badarudin

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks