BNNP Malut: Sudah 3 Anak Meninggal Akibat Hirup Lem Aibon

Kantor BNNP Malut tempat rehabilitasi 11 remaja yang mengisap lem aibon.

Ternate, malutpost.id – Pihak BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Maluku Utara kini merehabilitasi 11 anak remaja yang tertangkap mengisap lem aibon di Benteng Oranje beberapa waktu lalu.

Kepala BNN Provinsi Malut, Brigjen Pol. Wisnu Handoko S.I.K. MM melalui Humas BNNP,  Zulziah Wati saat ditemui malutpost.id, menjelaskan, sebelas remaja yang dikedapatan mengisap lem itu kini diamankan di Kantor BNNP Malut untuk menjalani rehabilitasi.

Sebelas remaja itu, Zulziah berujar setelah diperiksa ternyata mereka ada yang kategori penyalagunaan yang sedang sampai berat . “Untungnya setelah kami sampaikan, orang tua mereka juga mendukung untuk rehabilitasi,” jelasnya.

Baca:  Ibrahim Mape Masuk Polsek Ternate Utara, Joni Aryanto Kasat Narkoba

Dia menyebut, penyalahgunaan lem aibon sangat berhaya karena dapat menimbulkan kerusakan otak dan pernapasan. “Jadi lem ini dampaknya sangat berbahaya. Karena kalau dihirup lem itu uapnya masuk ke otak dan mengeras di otak. Itu yang menimbulkan kematian mendadak,” akunya.

Di Kota Ternate ini, jelas Zulziah, sudah ada tiga orang meninggal lantaran komsumsi lem tersebut. “Itu berdasarkan data yang masuk ke BNNP Malut,” katanya.

Pihak BNNP Malut juga melakukan sosialisasi baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat tentang bahaya penyalgunaan lem.

Selain itu, pihak BNNP Malut juga berkoordinasi dengan pemilik toko bangunan yang menjual lem tersebut. “Kami sampaikan kalau pembelinya anak-anak dalam jumlah besar dan berulang, pemilik diminta menyampaikan ke pihak BNNP. Tapi kontrol itu memang tidak semudah dengan kita bayangkan, ” paparnya.

Baca:  Sukseskan STQ, HARITA Siapkan Kapal dan Bus

Selain itu, saat ini juga BNNP Malut sudah ada MOU dengan Pemkot Ternate tentang tanggap ancaman narkoba. “Memang penyalagunaan lem ini tidak masuk dalam Undang undang 35. Untuk itu kita tidak bisa sendiri sebenarnya. Kita selalu sampaikan bahwa penyalagunaan lem ini sudah sangat mengkhawatirkan sehingga ini menjadi tangung jawab semua,” tandasnya.(mg-07)

 

 

 

Laporan: Faisal Sidik

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks