Modus Antar Pulang, Gadis Muda Digilir Anak SMA

KBO Reskrim Polres Kepsul AIPDA La Jaya. (istimewa)

Sanana, malutpost.id — MU (20) gadis remaja warga Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara mengalami nasib tragis.

Ia diperkosa seorang remaja yang diketahui  pelajar di salah satu SMA di Sanana. Peristiwa itu terjadi di Desa Waihama, Kecamatan Sanana pada, Kamis (9/9/2021) sekira pukul 04.00 dini hari.

“Kasus itu sedang dalam penyelidikan,”kata KBO Satreskrim Polres Kepulauan Sula, AIPDA La Jaya Muhiddin kepada malutpost.id, Kamis (7/10/2021).

Dia menjelaskan, penyidik telah melayangkan surat panggilan kepada korban untuk dimintai keterangan, hanya saja korban berhalangan hadir karena sakit.

“Jadi itu hasil klarifikasi korban tidak bisa datang karena sakit,” kata La Jaya, melalui aplikasi WhatsApp.

Baca:  Lakukan Pelanggaran, 7 Anggota Polisi di Jajaran Polda Malut Dipecat

Dia menjelaskan, penyidik akan kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap korban maupun saksi-saksi lainnya termasuk terlapor.

“Penyidik berharap korban dan saksi bisa hadir untuk dimintai keterangan, agar kasus tersebut dapat dikembangkan,”tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun malutpost.id dari kepolisian menyebutkan, persitiwa tersebut pada Kamis (9/9/2021) pukul 04.00 dini hari.

Saat itu, korban dan temannya hendak balik ke rumah mereka usai dari pesta. Saat tiba di Desa Fogi, ada perkelahian sehingga membuat korban dan temannya takut dan mencari jalan lain. Entah bagaimana, teman korban tiba-tiba lari meninggalkan korban sendirian.

Tak lama, pelaku lewat menggunakan sepeda moto, korban pun meminta tolong pelaku untuk mengantarnya pulang.

Baca:  Gelombang Tinggi, Tim SAR Belum Temukan Nelayan Sula

Bukannya antar pulang, pelaku malah membawa korban menuju jalan Waigoiben hingga Desa Waihama yang jauh dari pemukiman warga. Di situ, korban diancam menggunakan benda tajam dan memintanya membuka pakaian.

Korban yang sempat menolak ketakutan ketika pelaku mengancamnya dengan menodong benda tajam di lehernya. Karena gelap dan sepi korban tak dapat berbuat banyak. Tak terima, dirinya langsung melapor ke Polres Kepsul. (mg-01)

 

 

 

 

Laporan: Hamdi Embisa

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks