FPUK Malut Datangi Polda, Ini Tuntutan Pengunjuk Rasa

Massa saat berunjuk rasa di depan Kantor Polda Malut.

Ternate, malutpost.id — Puluhan masa yang menamakan dirinya Front Perjuangan Kemanusian (FPUK) Maluku Utara, gabungan OKP dan OKK se-Kabupaten Halmahera Timur dan Halmahera Tengah, Senin (27/9/202) kembali mendatangi Kantor Polda Maluku Utara.

Dari pantauan malutpost.id, massa dengan membawa berbagai spanduk massa mendesak Polda Malut agar segera mengusut tuntas kasus pembunuhan di hutan Halmahera dan mempertanyakan 8 pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kedatangan massa aksi tersebut mempertanyakan kasus pembunuhan di kali Gowonle, Kecamatan Patani Timur Halmahera Tengah (Halteng). Kata mereka, penanganan kasus ini sudah memasuki 7 bulan berjalan, namun pihak polisi belum mengungkap dalang dan pelakunya.

Baca:  Warga Ngade Datangi Pelaku, Polsek Pulau Ternate Dalami Aksi Pencurian Kambing

Massa juga mempertanyakan kasus pembunuhan berantai di kali Waci pada 2019, kemarin sudah ada  pelaku yang ditangkap, namun masi ada 8 orang yang terindikasi masuk dalam DPO.

Kata mereka, 8 DPO tersebut kemungkinan besar masih beraktifitas di hutan Waci Haltim. ”Sampai saat ini warga Desa Waci selalu medapat teror dari OTK saat beraktivitas ke kebun. Beberapa bulan lalu, paska puasa kemarin diketahui ada 13 x teror terhadap warga setempat,” ujar para pengunjuk rasa dalam orasi mereka.(mg-06)

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks