Mengintip Mobil Karapoto dan Ratusan Barang Sitaan di Rumah Penyimpanan Ternate

Kendaraan sitaan negara berjejer rapih di Rumah Penyimpanan Klas 1 Ternate, Selasa (14/9/2021). (Foto: Muhlis/malutpost.id)

Ternate, malutpost.id — Ratusan barang sitaan dan rampasan negara yang masih dalam proses hukum disimpan di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Barang Sitaan) Klas ll Ternate, Maluku Utara.

Petugas Rupbasan Ternate mencatat terdapat 190 unit kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yang tersimpan di sana. Termasuk meja, kursi hingga bingkai jendela tertata rapi di kantor yang berlokasi di Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate tersebut.

“190 unit itu di antaranya kendaraan roda dua 179 unit dan 11 mobil terdiri atas 3 unit mobil BB tilang, 4 truk kasus ilegal logging, 4 unit mobil kasus investasi bodong kasus PT. Karapoto,” kata Kepala Rupbasan Klas II Ternate, Pramu Aji Buamonabot,  Selasa (14/9/2021).

Baca:  Capaian Vaksinasi Covid-19, Ternate Terendah Dibanding Enam Kota di KTI

Dia bilang, sejauh ini belum ada mobil mewah seperti Marcedez maupun Lamborgini yang jadi barang sitaan. Untuk mobil sitaan dari PT Karapoto, terdapat 4 unit di antaranya, 2 unit jenis Hilux Toyota Rush, dan Avanza Velos. Kendaraan tersebut merupakan BB kasus investasi bodong.

Untuk BB lainnya, seperti 4 truk hasil sitaan kasus illegal loging akan dilelang. Sedangkan, 179 unit kendaraan roda dua merupakan titipan Ditlantas Polda Malut dan sebagian besar sudah diambil melalui proses sidang.

“Motor itu tipiring tilang untuk sementara tersisa 179 unit sudah, lainnya sudah mengikuti sidang-sidang di pengadilan, sudah bayar denda tinggal ambil,”paparnya.

Pramu berujar, Rupbasan tidak hanya menampung kendaraan, BB sitaan benda tak bergerak termasuk uang cash juga disimpan di sana.

Baca:  Presiden Jokowi Instruksikan Polri Tak Reaktif Soal Mural 404: Not Found

“Tapi kasus-kasus tipikor yang ada selama ini barbuk berupa uang tunai biasanya mereka menyimpannya ke Bank Indonesia, kita punya 5 gudang dengan berbagai kategori,”pungkasnya.(mg-06).

 

_
Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks