Cuaca Ekstrim, Pendapatan Speedboat di Ternate Menurun

Speedboat rute Ternate-Jailolo sepi penumpang. Efek cuaca ekstrim dan hoax vaksin di tempat.(foto: taslim/malutpost.id)

Ternate malutpost.id – Cuaca ekstrim beberapa hari belakangan mempengaruhi pendapatan pengelola speedboat. Meski tetap beroperasi namun pembatasan kapasitas penumpang ikut mengurangi nilai pendapatan.

Ipul, Keep speedboat Nuki Sari, misalnya mengaku dalam kondisi cuaca baik, pendapatan per hari untuk 1 kali trip mencapai Rp1,3 juta. ”Itu kapasitas 26 penumpang. Saat ini, kalau cuaca sangat ekstrim tidak bisa beroperasi. Tapi kalau bisa  beroperasi di cuaca ekstrim dengan pengurangan penumpang, juga mempengaruhi pendapatan,” tuturnya ketika ditemui malutpost.id, Rabu (15/9/2021) di Pelabuhan Dufa Dufa, Ternate Utara.

Untuk melayani penumpang di tengah kondisi cuaca ekstrim, pihaknya juga menghadapi risiko yang cukup besar. Namun dengan risiko itu, pendapatan justru menurun.

Baca:  1053 CPNS di Kepulauan Sula Rebut 173 Jabatan

Di sisi lain, cuaca ekstrim juga mempengaruhi jumlah penumpang yang rata-rata memilih menggunakan kapal ferry untuk menyeberang ke Jailolo.

Selain efek cuaca ekstrim, para pengelola speedboat juga mengaku dampak Covid-19 telah ikut mempengaruhi pendapatan mereka. ”Pemberlakuan pembatasan kegiatan sosial dan isu syarat vaksinasi di Pelabuhan Dufa-Dufa menyebabkan turunnya jumlah penumpang,” jelasnya.

Salah satu kendala adanya informasi hoax soal vaksinasi di pintu masuk pelabuhan membuat banyak orang memilih tidak melakukan perjalanan. ”Padahal sampai saat ini tidak ada syarat vaksinasi di Pelabuhan Dufa-Dufa,” pungkasnya.(mg-08)

 

 

 

Laporan: Taslim T Laher

Editor: Ismit Alkatiri

 

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks