Siklon Tropis Chantu, Kapal di Ternate Masih Diizinkan Berlayar

Kapal pelayaran rakyat di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. (foto: antaranews)

Ternate, malutpost.id — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate menyatakan pihaknya telah menerima informasi dari BMKG tentang fenomena Siklon Tropis Chantu yang terjadi selama 3 hari (13-16 September 2021). Namun, berdasarkan pantauan cuaca BMKG hari ini, disebut masih baik, dengan tinggi gelombang 0-1,25 meter.

Menurut Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli, Miraza A. Polpoke, S.T,  “Kapal masih diizinkan tetap berlayar namun jika cuaca buruk maka pelayaran kapal akan kami tunda,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi soal potensi gelombang setinggi 2 meter yang akan terjadi di wilayah Ternate-Bitung, Tobelo-Morotai, Ternate-Loloda, Miraza justru menyampaikan, data tentang tinggi gelombang yang diperoleh. Menurutnya, pelayaran Ternate -Bitung tinggi gelombangnya 1 meter, Ternate-Loloda tinggi gelombangnya 1.25 meter, dan Tobelo-Morotai tinggi gelombangnya itu 1.25 meter.

Baca:  Tunggu Ceramah UAS, 2 Lantai Masjid Al Munawwar Dipenuhi Jamaah Sejak Shalat Magrib

Dia juga menerangkan bahwa BMKG selalu memberikan informasi cuaca yang dibagi per tinggi gelombang. “Kalau 0-0,5 meter berarti tenang, 0,5-1,25 meter berarti rendah, 1,25-2,5 meter berarti sedang, 2,5-4 meter itu tinggi, sangat tinggi 4-6 meter, kalau ekstrim 6-9 meter,” ujar pria alumnus UNHAS lulusan 2002 itu.

Menurutnya, ada beberapa kapal yang bisa melewati gelombang tinggi dan ada yang tidak bisa. “Seperti kapal konteiner gelombang 2,5-4 meter itu masih bisa. Tetapi kapal pelayaran rakyat, seperti KM Permata Obi, Satria Express dan kapal yang masuk Pelabuhan Bastiong tidak diizinkan berlayat jika tinggi gelombang 2,5-4 meter,” tambahnya.

Pihak KSOP memantau terus perkembangan cuaca. Apabila terjadi cuaca buruk maka akan disampaikan kepada agen-agen pelayaran untuk menunda keberangkatan.(mg-11)

Baca:  Wakapolda Malut Pimpin Apel Renungan Suci di TMP Banau

 

 

 

Laporan: Ihdal Umam

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks