Musim Pancaroba, Hasil Tangkapan Nelayan di Bacan Menurun

Kapal nelayan yang tambat di dermaga Pelabuhan Perikanan Panamboang, Bacan Selatan. (foto: maulana/malutpost.id)

Bacan, malutpost.id – Musim pancaroba yang ditandai dengan cuaca ekstrim mulai dirasakan  dampaknya oleh para nelayan di Bacan.

Arah angin yang sering berubah-ubah mempengaruhi aktifitas para nelayan. Apalagi cuaca diikuti  dengan hujan dan angin kencang.

Meski tetap melaut, para nelayan mengaku hasil tangkapan minim. Sakir, salah seorang nelayan yang bekerja di KM Mina Maritim 037 mengakan angin yang sering berubah-ubah ikut mempengaruhi pergerakan ikan cakalang yang jadi sasaran tangkap. ”Musim pancaroba ini, hasil tangkapan kita minim,” jelas Sakir yang ditemui malutpost.id, Senin (13/9/2021) di Pelabuhan Perikanan Panamboang, Bacan Selatan.

Baca:  Ini Bocoran 4 Pejabat yang Dilantik Bupati Halsel Malam Ini

Dia menjelaskan, pada kondisi cuaca normal, hasil tangkapan rata-rata 2 ton ikan cakalang dalam sekali melaut. “Kalau suaca seperti begini, kita hanya bisa dapat  300 sampai  500 kg,” tambahnya.

Selain cuaca, aspek teknis juga ikut mempengaruhi hasil tangkapan nelayan. Salah satunya, menurut dia, rata-tata kapal berjenis Inka Mina tidak bisa menghalau ombak. Di sisi lain, nelayan sulit memperoleh umpan dan memancing di rompon ketika gelombang cukup tinggi.(k01)

 

 

Laporan: Maulana Djamal Syah

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks