Selama PPKM, SMPN 7 Kota Ternate Abaikan KKM

Sekolah SMPN 7 Kota Ternate. (foto: istimewa)

Ternate, malutpost.id – Akibat pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di sekolah, para guru kesulitan melakukan penilaian objektif terhadap prestasi akademik siswa. Karena itu, SMPN 7 Kota Ternate meniadakan KKM (kriteria  ketuntasan minimal).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 7 Kota Ternate, Zainudin., S.Pd yang ditemui malutpost.id, Senin (6/9) menyebutkan, para guru tentu kesulitan melakukan penilaian dengan metode balajar secara daring (dalam jaringan/online) pada saat PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Pihaknya mengabaikan kriteria KKM karena beberapa parameter seperti kehadiran siswa dalam kelas, ulangan harian, tengah semester, dan semester tidak bisa dilakukan secara objektif. “Sementara sebelum diberlakukannya tatap muka dengan system shift saat ini, para siswa ada yang belajar secara daring melalui internet. Namun ada pula siswa yang tidak memiliki smartphone hanya belajar lewat luring (di luar jaringan). Setiap hari Sabtu orang tua para siswa tersebut datang ke sekolah mengambil materi pelajaran,” tukasnya.

Baca:  Longsor di Jati Perumnas, Bangunan Toko Service HP Ambruk Masuk Barangka

Saat ini, sekolah tersebut telah memulai belajar mengajar tatap muka dengan sistem shift. Pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan bagi siswa dan guru selama berada di sekolah.

Setelah diberlakukannya PTM, dia berharap, para siswa dapat kembali meraih capaian-capaian akademik sesuai dengan kriteria KKM karena para guru akan bisa memulai penilaian secara objektif.(mg-11)

 

 

 

 

Laporan : Ihdal Umam

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks