Tersangkanya Tertangkap, Ini Permintaan Ayah Korban Penganiayaan Sadis di Labuha

Ilustrasi penganiayaan berat kedua tersangka terhadap korban.

Bacan, malutpost.id – Dua pemuda yang diduga menganiaya Fadli Daeng Barang (17), pelajar asal Desa Batutaga Batanglomang, akhirnya tertangkap. Aksi sadis JH (23) alias Jid, dan RJ (21) alias Rin, dilakukan setelah pelajar yang tak ada masalah dengan keduanya itu dipalak lalu dihujani pukulan dengan balok dan sebilah golok.

Akibat aksi kekerasaan terhadap anak itu menyebabkan korban mengalami luka yang cukup parah di bagian wajah. Korban sempat pingsan di TKP (tempat kejadian perkara) di Taman Labuha pada Jumat (29/8) malam, dan koma di ruang ICU RSUD Labuha.

Manaf Daeng Barang, orang tua korban yang menunggui anaknya di ruang bedah RSUD Labuha ketika ditemui malutpost.id  Ahad (29/8/2021) sore tadi, menyatakan permintaannya kepada penegak hukum agar bisa menjerat kedua tersangka dengan hukuman seberat-beratnya.

Dia bahkan menyimpan amarah atas perlakukan yang menyebabkan anaknya mengalami kondisi kritis engan kondisi wajah yang kemungkinan cacat. ”Saya tidak bisa jamin, saya pe keluarga dan warga tidak akan melakukan tindakan yang sama kepada tersangka. Kasihan, anak saya dianiaya seperti itu, padahal dia tidak tahu apa-apa. Karena itu, saya minta polisi mengambil tindakan tegas kepada kedua tersangka,” tutur Manaf dengan nada lirih.

Dia mengaku prihatin dengan kondisi wajah korban yang dikhawatirkan mengalami cacat permanen.  Wajah dan lengan korban mengalami luka yang harus mendapat lebih 100 jahitan. Rahang korban juga retak diduga akibat hantaman balok.

“Sekarang, anak saya makan saja harus pakai slang. Belum bisa bicara. Kasian, ibunya sampai pingsan melihat kondisinya. Jadi saya mau kondisi anak saya kembali seperti semula,” tandasnya.

Untuk itu, dia ingin memulihkan kondisi wajah anaknya. Dia mengajukan permintaan ganti rugi sebesar Rp200 juta untuk pemulihan setelah menjalani pengobatan atas luka-luka dan cidera berat yang dialami anaknya.(k01)

 

 

Laporan: Maulana Djamal Syah

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks