Polda Ungkap Pemilik Belasan Saset Narkoba yang Masuk ke Lapas Ternate

Dirresnarkoba Polda Malut, Kombes Pol. Tri Setyadi Aryono.

Ternate, malutpost.id — Penyidik Ditresnarkoba Polda Maluku Utara (Malut) terus mendalami dugaan kepemilikan belasan saset narkotika yang ditemukan di depan Lapas Kelas llA Ternate pada Kamis (26/8) siang lalu.

Direktur Resnarkoba Polda Malut Kombes Pol. Tri Setyadi Aryono kepada malutpost.id, Sabtu (28/8/2021) sore tadi menjelaskan, penyidik hingga saat ini telah memeriksa 6 orang saksi. ”Ada 6 orang yang diperiksa. Masih sebagai sabagai saksi,” tuturnya.

Keenam saksi yang diperiksa itu, di antara 2 orang petugas Lapas Kelas IIA Ternate, seorang wanita, dan dua orang narapidana di Lapas Ternate, termasuk seorang tukang ojek online.

Dari pemeriksaan itu, sudah diketahui pemilik barang ilegal berupa sabu-sabu dan ganja tersebut adalah salah satu narapidana di Lapas Ternate. “Pendalaman terhadap  barang bukti 15 saset kecil ganja dan 3 saset kecil sabu, penyidik menetapkan napi AU alias Adi Ipank sebagai pemilik dan penerima narkoba,” jelas Tri.

Baca:  Ditentang Pengurus, Ike Masita; Jika Tidak Mau, Keluar Juga Alhamdulillah

Sementara tukang ojek online  yang berinisial RI bersama dengan pemilik barang haram tersebut, kata Tri, masih sebagai saksi, ditambah dengan dua petugas piket Lapas dan satu orang perempuan berinisial CNR.

Dikatakan Tri Setyadi, awalnya Adi Ipank atau pemilik barang haram tersebut yang memerintahkan CNR untuk mengirimkan barang-barang berupa rinso serta aneka bentuk snack-snack lainnya ke Lapas.

Ternyata, kata Tri, di dalamnya ada tersimpan barang yang diduga narkoba yang hendak di antar ke penerima, Adi Ipank. “Adi Ipank yang memerintahkan CNR untuk mengirimkan barang-barang berupa rinso, chiki-chiki dan lain-lainnya, yang ternyata di dalamnya  ada narkoba melalui ojek online untuk diantar ke Lapas Jambula,” kata Tri Setyadi.

Baca:  Pelayanan di Kantor Lurah Tarau Aktif Kembali, Rizal Janji Akomodir Tuntutan Masa Aksi

“Pengemudi Ojol inisial RI yang mengantar barang-barang tersebut dan pada saat sampai di piket Lapas langsung periksa petugas dan diamankan karena di dalam barang-barang tersebut dicurigai ada narkobanya,” ujar Tri.

Seperti diketahui, seorang tukang ojek online diduga mengantar pesanan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate. Aksi itu berhasil digagalkan oleh Petugas Lapas, Kamis (26/8)  lalu.(mg-06)

 

 

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks