Menikmati Kopi Cengkih dan TernaTEA Drink, Ini Kata Rektor Unkhair Dr. Ridha Ajam, M.Hum

Rektor Unkhair Dr. Ridha Ajam, M.Hum dan sejumlah akademisi didaulat mencicipi kopi cengkih dan TernaTEA Drink di Dapur A2W. (foto: istimewa)

Ternate, malutpost.id – Rektor Unkhair (Universitas Khairun)  Dr. Ridha Ajam, M.Hum, Jumat (27/8/2021) malam tadi hadir di sebuah kedai yang dikelola mahasiswa di kawasan Toboko, Kota Ternate. Dapur A2W, nama kedai itu, salah satunya menyajikan minuman signature, kopi cengkih.

Rektor didampingi sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri terbesar di Malut itu sengaja diundang pengelola, yang malam itu memulai operasional usaha kuliner tersebut. Di tengah acara launching itu, Dapur A2W juga menghadirkan Institute of Coffee Maluku Utara (InsCo-MU) melakukan demo sajian kopi rempah dan TernaTEA drink, minuman herbal berbahan bunga Ternatea.

Baca:  Menengok Belajar Tatap Muka di Halmahera Selatan

Didampingi Dekan FKIP Unkhair Dr. Abdulrasid Tolangare, M.Si  dan petinggi di fakultas FIKP, Fakultas Hukum dan para akademisi lain, Rektor Unkhair didaulat sebagai tamu pertama untuk menikmati kedua minuman tersebut. Di depan pengunjung Dapur A2W yang tetap menerapkan protokol kesehatan, Dr. Ridha Ajam bilang, kopi cengkih dan TernaTEA Drink (minuman herbal bunga Ternatea) merupakan kuliner yang perlu didorong sebagai bagian dari khasanah budaya. ”Saya kenal betul dengan pendiri InsCo-MU. Kami beberapa kali mencoba berbagai sajian kopi yang dihasilkan, termasuk kopi rempah. Juga mendengar cerita sejarah kopi di Maluku Utara. Ternyata, kopi rempah, seperti halnya kopi yang kita minum malam ini sangat nikmat. Demikian halnya minuman herbal yang bahan bakunya dari Ternate. Ini kekayaan budaya yang punya nilai ekonomi tinggi, namun belum terlalu diperhatikan,” tandasnya.

Baca:  16 Lurah di Ternate Ancam Mogok Kerja

Rektor juga memberi testimoni khusus tentang bunga Ternatea yang dirasakannya punya khasiat kesehatan setelah mengkonsumsi setiap hari di rumah. ”Efek kesehatannya luar biasa,” tambah pendiri The Tebings.

Dapur A2W sendiri dihadirkan sebagai salah satu pilihan tempat kuliner di Kota Ternate dengan suguhan musik dan ruang diskusi akademik. Semua pengelola dan talent adalah mahasiwa. ”Kita berharap Dapur A2W bukan sekadar menikmati kuliner namun juga menjadi tempat kalangan akademisi dan pemerhati dalam menggali berbagai persoalan bangsa, khususnya di Maluku Utara sebagai sebuah tawaran solusi bagi pengambil kebijakan,” tutur Dr. Muamar Abd. Halil, M.Pd, owner Dapur A2W yang juga Ketua Forum Dosen FKIP Unkhair.(aba)

Baca:  Syarat Vaksin, Efektif Turunkan Angka Kasus Covid-19 di Kota Ternate

 

 

Laporan: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks