Soal Malut Jadi LIN, Ini Respon Wakil Ketua HNSI Maluku Utara

Donni Gahral Adian

Bacan, malutpost.id – Rencana penetapan Maluku Utara (Malut) sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Halsel sebagai Sentra Sektor Perikanan Budidaya jadi perhatian berbagai kalangan. Pembahasan dalam Rakor oleh para kepala daerah se-Malut di Bacan, Selasa (24/8/2021) hari ini juga mendapat respon Wakil Ketua HNSI Maluku Utara, Donni Gahral Adian.

Donni yang juga mantan mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden itu kepada malutpost.id melalui sambungan telepon Selasa (24/8) sore  ini, mengatakan, Lumbung Ikan Nasional memerlukan industrialisasi di sektor perikanan. ”Berbagai logitstik pendukung infrastruktur harus dipenuhi, antara lain cold storage, chiller, pabrik es, kapal kargo, kontainer, freezer, dan pesawat freighter. Infrastruktur tersebut membutuhkan suplai listrik yang cukup,” tandasnya.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan listrik tersebut, menurut Donni, salah satu langkah kerjasama membangun system solar cell agar lebih eifisen. ”Selain itu, dibutuhkan sinergitas antara investor, pemerintah daerah dan univesitas untuk menciptakan investasi, pengetahun dan regulasi sehingga dapat membangun sistem yang terpadu,” tandasnya.

Pria asal Bacan ini, menambahkan sudah saatnya Halmahera Selatan memiliki sistem pengolahan ikan sendiri, tidak bergantung hanya pada tangkapan saja. Ia mencohtohkan pengalengan ikan untuk kesejahteraan nelayaan lokal.(k01)

 

Laporan: Maulana Djamal Syah

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks