Sering Jalan ke Rumah Warga, Buaya Berjemur di Muara Kali Inggoi Bacan

Seekor Buaya muncul di kolam Bentang Barnaveld Bacan beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)

Bacan, malutpost.id – Kali Inggoi di Amasing Kota, Bacan Halmahera Selatan sudah lama dikenal sebagai bagian dari habitat buaya. Namun, hewan reptil ini kebanyakan berdiam di sekitar hulu yang agak jauh dari pemukiman. Sejak Minggu (22/8) siang, seekor buaya berukuran 1 meter justru di muara sungai yang ramai dilalui longboat.

Dari amatan malutpost.id, buaya itu bertengger di batang kayu muara Sungai Inggoi di Desa Amasing Kota Utara. Warga mengaku, buaya itu muncul sejak siang hingga sore tak berpindah dari batang kayu meski di sekitarnya dilalui perahu motor longboat yang masuk keluar sungai.

Warga setempat mengakui, mereka melihat ada 3 ekor buaya di muara pernah muncul bersamaan. Dua ekor lagi berukuran lebih besar. ”Torang jaga dapa lia 3 ekor. Dorang pe tampa barmaeng di sini,” tutur salah seorang warga Amasing Kota Utara. (Kami sering lihat ada 3 ekor. Di situ tempat bermainnya buaya).

Meski berpindah dari hulu ke muara, buaya-buaya itu tampak tidak terusik dengan aktifitas warga. Bahkan, saat didekati buaya tersebut tak respon.

Senen, salah seorang warga yang tinggal di dekat muara Sungai Inggoi mengatakan, puluhan tahun lalu lokasi itu tidak pernah ada buaya. Muara ini sering menjadi tempat mandi warga dan juga jalur masuk keluar perahu. ”Buaya ini muncul belakangan ini baru kelihatan buaya di muara dan tepi pantai,” tandasnya.

Menurut dia, biasa malam hari buaya tersebut sering naik ke pasir. ”Bahkan sering jalan sampai ke rumah warga. Kami beberapa kali berpapasan dengan buaya-buaya itu,” cerita Senen.

Uniknya, hingga saat ini belum ada kejadian penyerangan reptil berdarah dingin ini terhadap warga setempat. Hewan ampibi ini pun diduga baru berpindah dari habitat lama di hulu sungai Inggoi.

Warga sekitar sudah menganggap ketiga ekor buaya itu sebagai bagian dari ekosistem di muara sungai. Ketika malutpost.id hendak mengambil gambar, warga mencegah dengan alasan takut buaya merasa terganggu.

Sebelumnya, warga di kompleks kota lama Desa Labuha juga sempat melihat seekor buaya muncul di kolam Benteng Barnaveld, dekat dengan muara Kali Inggoi. Menurut Ica, warga setempat, buaya itu terlihat di permukaan kolam pada pagi hari 29 Mei lalu. ”Karena kaget ada yang melihat, buaya tersebut kemudian menyelam ke kolam dengan kedalaman di atas 1 meter.(K01/aba)

 

 

Laporan: Maulana Djamal Syah

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks