Anggelika Siap Bertarung Lawan Petahana di Pilkades Nunca, Taliabu

Pertemuan Anggelika Kasuboong bersama tokoh masyarakat Desa Nunca, Kabupaten Taliabu, Kamis (12/8/2021). (istimewa)

Bobong, malutpost.id — Suhu politik pemilihan kepala desa di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara mulai diperbincangkan masyarakat. Beberapa di antaranya, mulai menyatakan diri siap bertarung pada pesta demokrasi 6 tahun sekali yang berlangsung pada 2022 nanti.

Salah satunya Anggelika Kasuboong, perempuan muda ini dengan terang menyatakan sikap telah siap bertarung melawan petahana, Wempi Suboong di Pilkades Nunca, Kecamatan Taliabu Utara.

Anggelika kepada malutpost.id, Kamis (12/8/2021) menyatakan, sikapnya tersebut lantaran diminta langsung tokoh adat yakni Arnold Goho, Ketua BPD Nuca, Titus Kedoong, Sekdes Robal Paulus Yaflean, dan Kepala Dusun, Yosep Yopi Mili.

Baca:  Polisi Tahan Kayu Milik PT. Gifo di Taliabu

Bukan hanya itu, kata Anggelika, sebagian besar masyarakat Desa Nunca pun ikut mendukungnya memimpin desa tersebut. “Saya siap untuk bertarung di Pilkades Nunca tahun 2022 mendatang,”tegas Anggelika.

Dia mengaku, keinginannya tersebut juga karena banyak kekurangan yang terjadi di desa kelahirannya tersebut, baik pembangunan yang tidak diperhatikan kades saat ini. Selain itu, tata kelola keuangan juga dinilai tidak transparan sehingga.

“Saya sedih melihat kondisi yang ada di Desa Nunca saat ini, sebab itulah saya berniat untuk menata semua itu kembali,” ungkapnya

Sementara, Kepala Adat Desa Nunca, Arnold Goho mengungkapkan, selama kepemipinan Wempi sebagai kepala desa, hampir tidak ada pembangunan yang yang dilaksanakan olehnya. Karena itu, dia menyatakan sikap mendukung Anggelika untuk perubahan dan kemajuan di Nunca.

Baca:  Fenny J. Katuuk, S.Pi; Kumtua Kaasar Minahasa Utara Raih Prestasi di Masa Pandemi Covid-19

“Saya dukung dia karena ingin Desa Nunca lebih maju lagi,” ucapnya singkat

Senada, Titus Kedoong mengaku, pemerintahan saat ini dianggapnya belum banyak melakukan pembangunan dan kemajuan desa. Dia mengaku sudah berulang kali mengkritik kinerja kades, bahkan mengadu ke DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Pulau Taliabu.

“Tapi tetap saja tidak tidak berubah sikapnya, karena itu dia menginginkan agar kepala desa lama diganti. Saya sudah berulang kali mengkritik kebijakannya tapi itu hanya dianggap biasa saja,”pungkas Titus. (mg-02/adv)

 

 

_

Laporan: Sukasno Sangaji

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks