Satpol PP Gadungan di Ternate Peras Pedagang Umbul-umbul hingga Puluhan Juta

Is (tengah) saat diamankan ke kantor Satpol PP Kota Ternate, Senin (9/8/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Seorang pria berinisial IA alias Is (43), warga Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah terpaksa berurusan dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ternate, Maluku Utara, lantaran mengaku-ngaku sebagai anggota Satpol PP saat memeras pedagang. Aksi ini ia lakukan di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Gamalama.

Bermodal jadi Satpol PP gadungan, Is meminta pedagang umbul-umbul yang berjualan di sepanjang kawasan tersebut untuk menyerahkan sejumlah uang. Aksinya ini terbilang mulus, karena berhasil meraup uang hingga puluhan juta dari pedagang.

“Jadi dia ancam akan lakukan penertiban juga sehingga pedagang ini ada yang takut,”kata Kasatpol PP Kota Ternate, Fandi Mahmud kepada malutpost.id, Selasa (10/8/2021).

Baca:  Pemkot  Ternate Gelar Musrenbang di Restoran, Besok Hadirkan Rektor Unkhair

Fandi mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada Senin (9/8/2021) kemarin. Saat itu, pihaknya menerima aduan dari pedagang soal aksi pemalakan yang dilakukan Is. Dirinya bersama personil turun langsung ke lokasi, namun pelaku saat itu sudah duluan pergi sebelum anggota tiba.

“Kemudian saya minta anggota telusuri melalui informasi dan data yang dikumpulkan di lapangan bahwa pelaku ini menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi DG 2537 KP. Anggota langsung bergerak mengkroscek data kendaraan di kantor Samsat Ternate dan ditemukan identitas dari kendaraan tersebut,”papar Fandi.

Hasil penelusuran ditemukan pelaku tinggal di Kelurahan Kampung Pisang RT 05. Sayangnya, saat disambangi, pelaku tidak berada di rumah. Tak lama, pelaku akhirnya diciduk saat bersantai di depan markas Polres Ternate. Kepada petugas, pelaku mengaku meminta untuk kepada pedagang sebesar Rp 4.275.000 pada Senin kemarin.

Baca:  Perjalanan M Hafel Kasim; Sebelum Tikam Pelajar SMA, Pernah Loncat di Kali Mati karena Mencuri

“Aksi ini telah dilakukan berulang kali, dengan jumlah tagihan bervariasi. Dan dia bukan anggota Satpol PP Kota Ternate tetapi buruh kasar di tempat galian pasir Kalumata,”ungkap Fandi. Pelaku lalu diserahkan ke Babinkamtibmas Gamalama untuk dilakukan proses hukum. (ikh)

 

_

Laporan: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks