Baru Lima Bulan Menikah, Pria yang Gantung Diri di Galela Diduga Depresi

Ternate, malutpost.id – Ini kabar baru di balik kematian AY (21) alias Andi. Pria yang ditemukan tewas tergantung di kamarnya, Desa Igobula Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara itu disinyalir mengalami depresi.

Kapolsek Galela, Iptu Angga Pradana Str.K yang dihubungi malutpost.id via WhatsApp, Selasa (10/8/2021) sore tadi membenarkan adanya warga yang meninggal akibat gantung diri. “Dari olah TKP, korban diduga meninggal sudah 3 hari yang lalu, malam setelah cekcok dengan istrinya dan ditemui ibunya,” tuturnya.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan selang air ukuran kecil sepanjang lima meter. Barang bukti ini yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya. “Sementara keterangan yang kami peroleh dari pihak keluarga dan tetangga sekitar, korban diduga mengalami depresi setelah ditinggal pergi istrinya,” tutur Kapolsek.

Baca:  Parkir Liar, 5 Mobil Anggota DPRD Kota Ternate Dikempeskan Polantas

Sementara itu, korban diketahui sering cekcok dengan istrinya. “Dari keterangan yang kami himpun di pihak keluarga, pasangan yang baru menikah 5 bulan ini sering cekcok karena persoalan ekonomi dan seringnya korban mabuk-mabukan,” tambah Angga.

Kasus kematian Andi juga sudah diikhlaskan pihak keluarga dan istrinya. “Baik orang tua maupun istri korban menyatakan cukup memahami situasi yng menimpa korban, sehingga keluarga beserta istri korban menyatakan tidak ingin dilakukan autopsi.  Mereka telah membuat surat pernyataan,” paparnya.

Seperti diketahui, Andi diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban dikabarkan melakukan aksi nekat itu setelah cekcok dengan istrinya.

Informasi yang dihimpun malutpost.id menyebutkan, Andi ditemukan dalam keadaan tergantung pada Selasa (10/8/2021) pagi tadi di rumah keluarga yang ditempatinya, Desa Igobula Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara. Saat itu, korban sudah tak bernyawa.

Baca:  Penjual di Pasar Tuakona Mengaku Bingung Harus Pindah ke Pasar Labuha

Aksi tragis itu disinyalir akibat pertengkaran dengan istrinya yang terjadi Sabtu (7/8) lalu. Cekcok antara suami istri ini membuat sang istri keluar dari rumah dan pergi ke Desa Soakonora. Mendengar anaknya cekcok, ibu korban kemudian mendatangi rumah tempat mereka tinggal pada malam sekira pukul 21.00 WIT.

Saat itu, korban ditegur ibunya karena saat ditemui, korban memegang sebilah parang. Korban kepada ibunya mengaku dirinya sudah stress. ”Saya su stres mama. Jadi jang pele, saya pigi ini su tar akan bale,” kata korban seperti ditirukan ibunya. (Saya sudah stress ibu. Jadi, jangan tahan kepergian saya. Saya tidak akan kembali).(mg-06)

 

 

Kapolsek Galela, Iptu Angga Pradana Str.K (foto: istimewa)

Laporan: Muhlis Idrus

Baca:  Polisi Bakal Otopsi Jenazah Almarhum Munir 

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks