10 Penumpang Speedboat yang Tabrakan di Bacan Itu Ternyata Pasien Covid-19

Salah satu korban kecelakaan Speedboat di Halsel menjalani perawatan di RSUD Labuha, Jumat (6/8/2021). (istimewa)

Bacan, malutpost.id – Ini kabar baru di balik tabrakan maut di perairan Bacan, Jumat (6/8) petang kemarin.

Ternyata, 10 penumpang Speedboat Habibi 01 itu merupakan karyawan PT Wanatiara Persada, perusahaan tambang di Kawasi yang hendak menjalani isolasi mandiri di Bacan.

Kepala Perwakilan PT Wanatiara Persada Muhammad Husni Abusama yang dihubungi malutpost.id, Sabtu (7/8/2021) sore tadi, membenarkan bahwa 10 karyawan yang jadi korban dalam kecelakaan maut itu adalah karyawan PT Wanatiara Persada yang positif Covid-19.

“Perusahaan mencarter Speedboat Habibi 01 untuk membawa 10 karyawan ini dengan status positif Covid-19 untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Tiga di antara 10 karyawan yang positif Covid-19 itu adalah WNA China. ”Saat kejadian di laut, kami telah mengirim 1 speedboat khusus untuk mengevakuasi para korban. Dalam proses evakuasi itu, karyawan perusahaan hanya 6 orang yang berhasil dibawa dengan speedboat yang turun evakuasi ke Pelabuhan Panamboang. 4 karyawan lain ternyata sudah dievakuasi pihak lain dan dibawa ke Pelabuhan Semut Kupal,” tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun malutpost.id, saat evakuasi itu baik pihak warga, maupun petugas tidak mengetahui 10 korban kecelakaan laut yang selamat itu adalah pasien Covid-19.

Sebelumnya, terbesit kabar itu dari beberapa kalangan. Namun, upaya konfirmasi ke pihak Satgas Covid-19 Halsel maupun Dinas Kesehatan namun tidak berhasil.

Saat ini, 10 karyawan yang positif Covid-19 itu menjalani isolasi di dua tempat berbeda. 7 karyawan lokal menjalani isolasi di Penginapan Ilham, Babang Bacan Timur.

Sementara 3 karyawan WNA China diisolasi di Penginapan Madinah Desa Tomori, Kecamatan Bacan.

Seperti diketahui, tabrakan 2 speedboat yakni Habibi 01 dan Hasiqa terjadi di perairan Bacan yang menyebabkan dua penumpang meninggal dunia.

Kedua penumpang Speedboat Hasiqa itu yakni Barry Hamdany Abubakar, Kacab BRI Obi yang meninggal sesaat setelah peristiwa.

Sedangkan Radit Saputra (16), warga Desa Mandaong, Bacan Selatan meninggal Sabtu (7/8) pagi tadi di RSUD Labuha.(k01)

 

 

_

Laporan: Maulana Djamal Syah
Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks