Jadi Tersangka Karena Tabrak Polantas, Mobil Anggota Deprov Malut Ikut Disita

Kombes Pol Adib Rojikan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Wahda Z. Imam resmi menjalani pemeriksaan perdana dengan status tersangka di Mapolda Malut, Kamis (5/8/2021). Politisi Partai Gerindra itu diduga melakukan tindak pidana penganiayaan atau ancaman kekerasan terhadap petugas lalu lintas.

“Pagi tadi telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik yang bertempat di kantor Direktorat Reskrimum Polda selama kurang lebih 2 jam,”kata Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Adib Rojikan, melalui rilis yang diterima malutpost.id, Kamis tadi.

Dia mengungkapkan, politisi senior itu dicerca 29 pertanyaan oleh penyidik seputar tindakannya terhadap petugas yang sah. Selain Wahda, kata Adib, penyidik juga telah memeriksa 8 orang saksi, termasuk korban, maupun saksi petunjuk serta 2 orang saksi ahli pidana dan forensik.

“Dalam pemeriksaan tersebut, WZI mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf. Penyidik juga melakukan penyitaan barang bukti berupa 1 unit Mobil Vellfire dengan pomor polisi DB 1314 MM, yang diduga digunakan untuk menabrak korban,”tambah Adib.

Setelah ini, kata Adib, penyidik tinggal merampungkan berkas dan menyerahkannya ke jaksa peneliti atau tahap I. “WZI ini diduga melanggar Pasal 211 dan 212 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara,”pungkas mantan Wakapolres Halsel tersebut.

Seperti diketahui, Wahda diduga melawan petugas Sat Lantas Polres Ternate Brigpol Abdul Muis saat sedang mengatur lalu lintas di Jalan KH Dewantoro, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah, pada Sabtu, 8 Mei 2021, sekira pukul 17.10 WIT.

Saat itu, Wahda nekat menyeruduk Brigpol Abdul Muis yang tengah mengatur lalu lintas. Insiden itu terekam video lalu beredar luas di media sosial. (mg06)

 

_

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks