Pemkot Ternate Tunggak Utang Proyek Multiyears Sebesar 81 Miliar

Taufik Djauhar. (istimewa)

Ternate, malutpost.id – Pemerintah Kota (Pemkot) menunggak hutang sejumlah proyek pada rekanan. Hutang senilai Rp81 miliar itu untuk empat proyek multiyears. Pelakaanan sejumlah pekerjaan itu masuk dalam pinjaman multiyears dengan total anggaran sebesar Rp204 miliar.

Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Kota Ternate, Taufik Djauhar, kepada malutpoat.id, Rabu (4/8/2021) mengaku, untuk pekerjaan reklamasi Salero-Dufa-Dufa dengan anggaran Rp30 miliar, sedangkan reklamasi Kayu Merah-Kalumata bagian utara sebesar Rp35 miliar, dan reklamasi Kayu Merah-Kalumata bagian selatan Rp69 miliar lebih.

Pekerjaan reklamasi Kayu Merah-Kalumata bagian utara, yang sudah dibayarkan Pemkot sebesar Rp18 miliar lebih masing-masing Rp5 miliar di 2019 dan Rp13 miliar di 2020. Masih sisa sebesar Rp12 miliar lebih.

Untuk pekerjaan reklamasi Kayu Merah-Kalumata bagian selatan, anggaran yang sudah dibayarkan Pemkot di tahun 2019 sebesar Rp10 miliar lebih yang harusnya dibayarkan sebesar Rp25 miliar.

Ada kucuran dana dari tahun 2019 ke 2020 Rp9 miliar lebih, sehingga masih terdapat tunggakan sebesar Rp36 miliar lebih yang harus dibayarkan.

“Kita melakukan pencairannya secara bertahap, saat ini masih tersisa Rp81 miliar yang harus diselesaikan. Dalam waktu dekat ini kita bisa melakukan pembayaran secara tuntas namun dengan catatan PAD kita sesuai dengan target. Kalau PAD tidak capai nanti kita lihat kondisinya,” ungkapnya. (mg07)

 

 

_

Laporan: Faisal Sidik
Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks