8 Anak di Kepsul Alami Kekerasan Seksual, Pelakunya Orang Dekat Korban

Siti Farida. (istimewa)

Sanana, malutpost.id — Sejak Januari hingga memasuki Agustus 2021, sedikitnya terjadi 8 kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Jumlah itu yang terdata di Dinas P3AP2KB (Perlindungan Perempuan, Perlindungan Khusus Anak dan Pemenuhan Hak Anak).

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan, Perlindungan Khusus Anak dan Pemenuhan Hak Anak, Kabupaten Kepulauan Sula, Siti Farida kepada malutpost.id, Selasa (3/8/2021) menyebutkan, kemungkinan kasus kekerasan seksual ini jumlah lebih dari data yang laporannya masuk ke dinas.

“Kami juga menunggu data akhir dari Polres Kabupaten Kepulauan Sula. Kemungkinan bisa lebih kasusnya,” katanya.

Menurut Farida, 8 kasus kekerasan seksual terhadap anak itu terjadi dalam tindak pemerkosaan dan pencabulan. “Kejadiannya dominan di wilayah Kota Sanana, dan pelakunya orang yang dekat dengan korban. Kalau bukan keluarga, pasti orang lain yang mereka pernah dekat,” ungkapnya.

Baca:  OTK Bawa Ganja ke Lapas Sanana, Pelaku Masih Diselidiki

Untuk setiap korban yang mengalami kekerasan seksual, kata Siti, pihaknya selalu melakukan pendampingan. Pendampingan tersebut untuk memulihkan psikologi korban tersebut.

“Korban ini kan anak, pasti psikologinya tertekan seperti trauma. Jadi kita harus melakukan pendampingan. Dan pendampingan itu juga dilakukan hingga ke persidangan,” tandasnya.(mg01)

 

_

Laporan: Hamdi Embisa
Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks