Pohon Pisang jadi Petunjuk Anggota Polsek Gane Timur Ungkap Misteri Pembunuhan

IPDA Zulkifli Machmud. (Dok. Pribadi)

Ternate, malutpost.id – Misteri kematian Bastia Arba, warga Desa Tanjung Jere, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara terkuak.

Setelah 7 bulan berlalu, polisi akhirnya berhasil menangkap pria berinisial SS alias Rio, pemuda Desa Tanjung Jere yang diduga menghabisi nyawa perempuan yang tubuhnya ditemukan di hutan desa setempat pada 29 Desember 2020 lalu dengan sejumlah luka di tubuh.

Kapolsek Gane Timur, IPDA Zulkifli Machmud menuturkan, tersangkanya tidak lain adalah adik ipar korban sendiri. Setelah melakukan rangkaian penyelidikan dengan keterangan saksi, polisi akhirnya berhasil mengungkap motif dan tersangka dibalik kasus tersebut.

”Kasus ini awalnya dilaporkan oleh keluarga korban sebagai orang hilang, namun sehari setelah dilapor jasad korban akhirnya ditemukan di hutan,”kata Zulkifli.

Baca:  Jenazah Wanita yang Tewas Tergantung Dimakamkan Siang Ini

Perwira satu balok itu mengaku, sempat kesulitan mengungkap kasus tersebut, lantaran saat kejadian tidak ada saksi yang melihat langsung. Namun, lanjut Zulkifli, ada beberapa petunjuk yang mengarah pada identitas pelaku, termasuk keterangan saksi yang mengaku melihat tersangka bertemu dengan korban sebelum inisden nahas itu.

“Ada sejumlah petunjuk juga saat kita lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara, Red),”jelas Zulkifli.

Petunjuk lainnya, kata Zul–sapaan akrab Zulkifli, ialah tanda tebasan di pohon pisang. Menurut Zulkifli, bisa dipastikan bahwa bekas tebasan tersebut dilakukan oleh orang yang terbiasa dengan tangan kiri atau kidal. ”Ternyata kita kroscek itu benar, dilakukan oleh orang dengan tangan kiri dan tersangka ini biasa menggunakan tangan kiri,”beber Zulkifli saat dihubungi malutpost.id, melalui sambungan telepon, Senin (2/8/2021).

Baca:  Penjelasan PPI Kepualaun Sula soal Video Joget-joget Paskibraka di Isda

Mantan Kanit Buser Polres Ternate itu berujar, tersangka awalnya hendak memperkosa korban dengan cara membuatnya pingsan agar leluasa menjalankan aksinya. ”Tersangka ini minta korban memungut kelapa lalu dia memukulnya menggunakan sebuah kayu 3 kali, yang justru membuat korban meninggal dunia,”jelasnya.

Barang bukti tersangka yang disita berupa sepeda motor Jupiter, sebuah parang dan 2 sarungnya, 1 helai kaos putih hitam yang digunakannya saat menghabisi korban, sebuah kayu sepanjang 86 centimeter. Sementara barang bukti korban berupa, keranjang saloi, alat cungkil kelapa, sendal plastik biru, celana dalam, bra, celana pendek motif kembang, kaos yang sudah sobek. (ikh)

 

_

Laporan: Tim

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks