Begini Modus Pria di Halmahera Selatan Coba Perkosa Kakak Ipar, Justru Berujung Kematian

Konferensi pers kasus pembunuhan oleh Kapolres Halsel, AKBP M Irvan (kedua dari kiri), didampingi, Wakapolres Kompol Rusli Mangoda (ketiga) dan Kapolsek Gane Timur, IPDA Zulkifli Machmud, dan Kasatreskrim (kameja putih), Senin (2/8/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id – Polsek Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara akhirnya berhasil mengungkap misteri kematian Bastia Arba (31), warga Desa Tanjung Jere, Gane Timur yang ditemukan tewas di kebun milik Hj. Rahmatang desa setempat pada, 28 Desember 2020 lalu.

Setelah 7 bulan penyelidikan barulah terungkap ternyata terduga pelakunya adalah SS alias Rio (26), warga setempat yang tidak lain merupakan kakak ipar korban.

Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Muhammad Irvan mengaku, tim penyidik Polsek Gane Timur dan Polres Halsel sempat kesulitan mengungkap kasus tersebut. Pasalnya, terduga pelaku sempat mengelak. Namun, hasil pemeriksaan 8 orang saksi dan bukti olah TKP (tempat kejadian perkara) menjadi petunjuk kuat bagi petugas.

“Awalnya pelaku ini ingin memperkosa korban sehingga pelaku memukul korban sebanyak 3 kali menggunakan sebuah batang kayu. Di mana pelaku memukul leher kiri bagian belakang sebanyak 2 kali dan dagu korban sebanyak 1 kali,”ungkap Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Rusli Mangoda dan Kapolsek Gane Timur, IPDA Zulkilfi Mahcmud, melalui konferensi pers di Mapolres Halsel, Senin (2/8/2021).

Mantan Kapolres Kepulauan Sula itu menceritakan, peristiwa penganiayan yang berujung kematian itu terjadi pada Senin, 28 Desember 2020 sekira pukul 12.00 WIT. Awalnya, korban berada di kebun yang kebutulan juga ada pelaku di sana. Pelaku lalu meminta korban memungut kelapa. Saat itulah, pria yang menikah adik kandung korban itu, memukulnya menggunakan kayu dengan maksud membuatnya pingsan agar bisa melancarkan aksi bejatnya.

Melihat ibu dua anak itu tak bergerak, pelaku lalu mengambil barang bawaan korban dan dibuang di lokasi yang jauh dari TKP.

“Setelah tersangka kembali ke tempat korban terbaring, saat itu juga tersangka menarik celana pendek yang dikenakan oleh korban dengan maksud untuk memerkosa atau menyetubuhi korban, tetapi karena  tersangka  melihat  korban  sudah  tidak  bergerak  sehingga  tersangka mengurungkan  niatnya  untuk  menyetubuhi korban,”jelas Irvan.

Pelaku lalu menyeret jasadnya di dekat pohon pisang tak jauh dari lokasi kejadian. Ia lalu menutupnya menggunakan daun kelapa, daun pisang dan pohon pisang.

“Setelah menjalankan aksi tersebut kemudian tersangka langsung kembali pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor yang dikendarainya,”tandasnya Irvan.

Sementara Wakapolres Halsel, Kompol Rusli Mangoda bilang, pengungkapan kasus tersebut berkat kerja keras Kapolsek Gane Timur, IPDA Zulkifli Machmud bersama Reskrim Polres Halse. ”Sehingga pelaku bisa tertangkap,”tambah Rusli. (ikh)

 

_

Laporan: Tim

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks