Ermy Kullit; Artis Usia Senja yang Tetap Eksis di Masa Pandemi Covid-19

Ermy Kullit

Nama Ermy Kullit tak asing di telinga penikmat musik jazz Indonesia. Apalagi mereka yang berusia di atas 40-an. Dan, meski artis kelahiran Manado bernama lengkap Ermy Maryam Nurjannah Kullit ini sudah berusia senja, kreatifitasnya tak pernah berhenti. Termasuk di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Ada banyak cerita menarik tentang karir sampai soal menu kesukaan. Berikut wawancara virtual-nya dengan Ismit Alkatiri dari malutpost.id.

KAMIS, 29 Juli malam, sekitar pukul 20.00 WIT kontak WhatsApp tersambung dengan Ermy. Artis yang melejit sejak 1983 dengan lagu “Kasih” dan “Pasrah” itu, membalas salam penuh ramah. Dia bahkan menanyakan kabar kesehatan keluarga serta kondisi Kota Ternate.

Ermy yang saat ini tinggal bersama putrinya di Tangerang Selatan, Banten juga merasakan dampak PPKM darurat yang diterapkan menyusul peningkatan kasus Covid-19. Pembatasan yang ketat terutama di DKI Jakarta membuat aksesnya juga terbatas. Namun demikian, Ermy mengaku, mau tak mau dia dan putrinya harus stay at home. ”Kondisi di luar sangat memprihatinkan. Banyak orang yang terpapar. Kita tak mungkin bisa beraktifitas seperti biasa. Tapi kalau kelamaan juga kita bisa mati dalam rumah,” ujarnya sambil tertawa. Dia mengisyaratkan PPKM berdampak terhadap ekonomi karena aktifitasnya sebagai artis pun dibatasi.

Ermy menjalankan protokol kesehatan secara ketat

Memang, di saat ini aktifitas keartisannya tidak seperti dulu lagi. Namun, manggung dan rekaman masih tetap saja berjalan. Sebelum PPKM, Ermy sempat manggung di sejumlah acara di Jakarta dan beberapa kota sekitar. “Terakhir sebelum PPKM, saya nyanyi di Kuningan, Cirebon. Saat pandemi memang sempat mengisi beberapa acara, termasuk wedding. Cuma kalau ada pembatasan, kan tidak ada acara juga,” paparnya.

Salah satu dampak PPKM ini terhadap pekerjaannya adalah terhambatnya proses pembuatan video clip single album. “Kebetulan ada kontrak lima tahun dengan perusahaan rekaman, Emotion. Sudah tanda tangan. Rekamannya sudah. Mestinya sudah selesai. Cuma karena PKKM, aktifitas dihentikan,” tutur penyanyi yang sudah punya puluhan album itu.

Ermy berharap PPKM bisa berakhir 2 Agustus sehingga albumnya bisa segera diproduksi dan launching. Album single yang dimaksudnya itu merupakan hasil kolaborasi muda dan tua. Music arranger-nya Marco Steviano yang juga music arranger Raisa. “Ini punya memori tersendiri. Karena, 21 tahun yang lalu, full album saya; Saat yang Terindah dengan music produsernya Indra Lesmana juga diproduksi di RPM, perusahaan berbeda namun satu manajemen,” tutur artis yang hengkang sejak 1973 itu.

Lantas, apa judul single album dan model musik kolaborasi milenial dan penyanyi senior itu? Ermy bilang, jangan dulu dibahas. “Kan nanti tidak surprise lagi,” tutur Ermy yang Senin, 2 Agustus besok rencana tampil dalam acara Pagi Pagi Ambiyar di Trans TV.

Ermy manggung bersama artis-artis senior di salah satu stasiun TV

Apa rahasia untuk tetap eksis di usia senja? Ermy punya prinsip, usia bisa tua tapi semangat dan kreatifitas tak boleh berhenti. “Saya tidak punya resep khusus. Yang penting konsumsi secara seimbang dan istirahat yang cukup. Kalau dulu butuh stamina yang tinggi karena aktifitas tiap hari. Sekarang kan khusus acara tertentu,” ujar Ermy dengan logat Manado kental.

Soal pola makan, penyanyi yang sebelum masuk dapur rekaman sempat kontrak manggung di berbagai negara itu juga tak punya pantangan. Apalagi soal cabe. “Oh, nimbole kalu nyanda ada rica. Bagi orang Manado, samua bole nae asal jang rica,” tuturnya dengan canda. (Oh, tak boleh [makan] kalau tidak ada cabe. Bagi orang Manado semua boleh naik asal jangan [harga] cabe).

Ermy berharap pandemi segera berakhir. Paling kurang turunnya angka kasus penularan sehingga aktifitas sosial bisa lebih longgar. Dua rencana Ermy yang batal di bulan ini; tak bisa pulang Manado dan berkunjung ke Ternate. “Padahal saya sudah pengen lihat kontes batumulia di Ternate. Pengen sekali jalan-jalan ke Moloku Kie Raha,” pungkasnya.(*)

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks