Firman Sukses Jalankan Program Kemenkes di Morotai

Firman, saat menyerahkan obat kepada petugas di Puskesmas Daruba, Morotai. (istimewa)

Daruba, malutpost.id — Firman, salah satu tenaga kesehatan program Nusantara Sehat, Kementrian Kesehatan RI sukses menjalankan sejumlah program di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Kepada malutpost.id, pria kelahiran Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh ini mengatakan, salah satu program unggulan Kemenkes yaitu PISPK (program Indonesia sehat melalui program kesehatan) yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara merata khususnya di daerah perbatasan, endemis penyakit, pulau terpencil dan sangat terpencil.

“Setelah saya ditempat sejak 2019 lalu. Sejumlah program saya lakukan yakni pengabdian di dalam gedung sebagai Apoteker untuk memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat yang rata-rata masih awam terhadap obat. Untuk di luar gedung kegiatan yang dilakukan seperti puskesmas keliling, posyandu, PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), pemberian tablet tambah darah ke remaja putri di sekolah-sekolah, kemoprofilaksis kusta, pelaporan vaksinasi covid, serta serangkaian kegiatan inovasi untuk meningkatkan mutu puskesmas,”ucap Firman.

Foto bersama dengan petugas kesehatan di Puskesmas Daruba. (istimewa)

Apoteker alumni UNJANI (Universitas Jenderal Achmad Yani) Bandung, itu ditempatkan di Puskesmas Daruba, Kecamatan Morotai Selatan. Sekembalinya dari tugasnya, kata Firman akan melapor program ke Kemenkes.

Baca:  Tambatan Perahu di Kota Daruba Mulai Rusak dan Membahayakan

“Laporan akhir ke Kementrian atas penugasan dan capaian yang dilakukan selama penugasan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Pemkab Morotai harus aktif memperhatikan sejumlah masalah untuk kepentingan Morotai kedepan. Dia bilang, Kemenkes RI juga menyoroti perlakuan yang diterima tenaga Nusantara Sehat yang masih dianggap sebelah mata seperti tidak mendapat tunjangan daerah dan rumah dinas yang layak huni.

“Sesuai dengan Permenkes Nomor 33 Tahun 2018 tentang Hak Nusantara Sehat dalam Penugasan. Serta melibatkan setiap kegiatan kesehatan bersama karena peran aktif dan inovasi sangat diperlukan untuk perbaikan kesehatan. Untuk Puskemas Daruba khususnya dibawah kepemimpinan dr. Adil Makmur sudah sangat baik dari segi sarana dan prasarana. Hanya saja, kebutuhan untuk SDM (sumber daya manusia) yang perlu ditingkatkan,” pungkasnya.(cr-04/pn)

Baca:  Kartu Prakerja jadi Best Practice dan Pilot Project Program Nasional Lain

 

_

Laporan: Sofyan Togubu

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks