Wakil Wali Kota Sesali Kebijakan Wali Kota Ternate

M Tauhid Soleman dan Jasri Usman. (Dok., Pribadi)

Ternate, malutpost.id — Ketidakharmonisan hubungan Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman dan Wakilnya Jasri Usman mulai berdampak pada kebijakan pemerintah. Buktinya, pemberhentian 80 anggota Satuan Tugas Pasar Gamalama oleh wali kota ditentang wakilnya tersebut.

“Saya menyesali kebijakan yang dilakukan oleh wali kota terhadap 80 orang petugas pasar yang sudah diangkat oleh mantan Wali Kota Burhan Abdurahman, mestinya kita harus mengedepankan sisi kemanusiaan,”kata Jasri kepada malutpost.id, Rabu (28/7/2021).

Menaggapi itu, Tauhid Soleman mengaku pemberhentian 80 anggota satgas pasar tersebut karena keterbatasan anggaran yang juga ikut terkena refocusing. Menurut Tauhid, keputusan yang diambil juga mengacu pada laporan dari Dinas Pendustrian dan Perdanganan. Dia menilai, pemberhentian itu juga untuk memaksimalkan peran UPTD Pasar.

Baca:  Tabrak Truk, 2 Pemuda di Morotai Meninggal di Tempat

“Nanti tanya ke dinas teknis saja karena yang menyampaikan laporan terkait dengan 80 anggota satgas itu dari disperindang yang sampaikan, ini juga karena anggarannya sudah tidak ada kemudian yang terpenting juga kita memaksimalkan UPTD karena mereka bekerja terkait dengan keamanan, ketertiban dan retribusi,”papar Tauhid di halaman kantor wali kota, Rabu (28/7/2022).

Mantan Sekkot Ternate itu menegaskan, dirinya fokus bekerja mengutamakan kepentingan masrayakat Ternate. “Dan tetap menyelesaikan 100 hari kerja dari kami berdua (dengan wakil wali kota), kemudian mempercepat penyesesaian RPJMD,” tandasnya. (mg-07)

 

_

Laporan: Faisal Sidik

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks