Pria Sebatang Kara di Ternate Ditemukan Tak Bernyawa

Korban ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya, di Kelurahan Ngade, Ternate Selatan, Jumat (23/7/2021). (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Seorang pria bernama Engko Munggu ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Kelurahan Ngade,Kecamatan Ternate Selatan, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (24/7/2021) dini hari.

Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek itu diduga meninggal akibat penyakit asmanya kambuh. Emi, salah satu teman kosan korban menuturkan, korban pulang dari ojek pada Jumat (23/7/2021) sekira pukul 22.00 WIT. Seusai menarik ojek korban duduk di salah satu kursi di ruang makan kosannnya pada pukul 24.00 WIT.

“Dia mengelus dada sambil menunduk dan berteriak meminta tolong kepada saya dan mengeluhkan sakit nyeri dada,” ungkap Emi (29 tahun) salah satu saksi pada malutpost.id, Sabtu (24/7/2021).

Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Suherman mengatakan, saat itu saksi Amirudin sempat membantu mengangkat dan memindahkan korban dari kursi untuk dibaringkan ke tempat tidurnya. Saat itu, korban juga tak sadarkan diri, di mulutnya juga keluar cairan busa.

“Melihat korban yang tidak lagi sadarkan diri, para saksi kemudian meminta tolong warga di sekitar kos-kosan utk memastikan Kondisi korban,” jelas Suherman kepada malutpost.id, Sabtu (25/7/2021).

Lanjut Suherman, warga kemudian mengecek denyut nadi di pergelangan tangan dan pada bagian leher korban, namun korban dipastikan sudah meninggal dunia. Warga kemudian menghubungi Polsek Ternate Selatan untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Pukul 01.20 dini hari, piket Polsek Ternate Selatan menuju lokasi kejadian dan langsung mengamankan TKP, selanjutnya KSPKT Polsek Aiptu Irwan Gani menghubungi piket SPKT dan unit identifikasi Polres Ternate Pukul 02.10, unit identifikasi Polres Ternate tiba di TKP, dan selanjutnya melakukan olah TKP,” terang IPDA Suherman.

Selanjutnya, pukul 03.15, korban dievakuasi ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate menggunakan mobil ambulance Biddokes Polda Malut guna dilakukan otopsi dan visum. Suherman menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sesui keterangan dari para saksi korban memiliki riwayat penyakit. “Dari keterangan saksi korban sering sesak nafas yang pernah dikeluhkan oleh korban, sehingga dugaan sementara korban meninggal disebakan karena sakit asma yang kambuh,” tandasnya Suherman. Korban selama diketahui hidup sendiri di kosan tersebut. (mg-06).

 

_

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks