Polisi Bakal Otopsi Jenazah Almarhum Munir 

AKBP Aditya Laksimada. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Masih ingat kasus tewasnya Munir Jalil? Jenazah pemburu yang semula dikabarkan tewas diterkam babi liar di hutan Sasa, Ternate Selatan itu bakal diotopsi. Langkah ini dilakukan pihak Polres Kota Ternate setelah mengungkap adanya fakta lain tentang kematian pria berusia 55 tahun itu.

Dari penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan polisi, kematian Munir bukan karena diterkam babi hutan melainkan tertembak peluru tajam akibat kelalaian rekan-rekan sesama pemburu pada Rabu, 30 Juni lalu. Dua dari 5 rekan korban ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua tersang itu yakni HS (61) dan ACM (15). HS diduga memiliki dan menyimpan senjata api beserta peluru. Sementara ACM diduga lalai mengoperasikan senjata api sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca:  Diduga Hendak Ikut Demo, Polisi Amankan 6 Warga

Ditanya soal perkembangan kasus kematian Munir, Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada menjelaskan, Polres akan melakukan otopsi terhadap jenazah warga Kelurahan Tongole tersebut. “Untuk rencana otopsi, kami menunggu dokter forensik dari Pusdokkes Polri,” jawab Aditya melalui pesan WhatsApp.

Namun, Kapolres belum bisa memastikan waktu pelaksanaan otopsi. Hal ini dikarenakan peningkatan kasus positif Covid-19 yang sangat tinggi. “Belum Bisa dipastikan, tapi diupayakan secepatnya karena situasi PPKM Jakarta juga berpengaruh,” pungkas Aditya.(mg-06)

 

_

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks