Dengar Suara Bom Ikan, Warga Halmahera Barat Minta Polisi Tangkap Pelaku

Ilustrasi bom ikan. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Direktorat Polairud Polda Maluku Utara berjanji menelusuri laporan warga soal aksi bom ikan di Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Laporan warga itu disampaikan melalui unggahan di grup facebook Halmahera Barat.

Direktur Ditpolairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol. R Djarot Agung Riadi kepada malutpost.id mengatakan, pihaknya segera menelusri laporan masyarakat melalui media sosial. Untuk memastikan itu, kata Djarot, pihaknya segera turun langsung ke lapangan. “Segera, kita akan coba telusuri info ini, dengan lakukan penyelidikan di wilayah Halmahera Barat ya,” katanya singkat, Jumat (23/7/2021).

Sebelumnya, sebuah akun facebook atas nama Unek-unek yang melaporkan aksi nelayan Desa Guaeria, Kecamatan Jailolo menangkap ikan dengan cara bom. Dalam unggahannya Ia menulis “Pagi suara Bom terdengar lagi, untuk pemerintah dan aparat Kepolisian se Maluku Utara, khususnya untuk Pemerintah Halbar, saya atas nama masyarakat desa pesisir di Halbar sangat merasa RESAH dengan adanya nelayan yang asalnya dari desa Guaeria yang selalu mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak BOM di sekitar perairan desa kami. Kiranya Pemerintah setempat dan aparat Kepolisian yang berwenang agar bisa mengatasi masaalah ini,” tulis sebuah akun akronim tersebut.

Baca:  Didemo Soal Kasus Pembunuhan di Hutan Halmahera, Ini Tanggapan Polda Malut

Selain itu diakhir tulisannya dia mengatakan bahwa petugas terkesan membiarkan laporan yang pernah dikeluhkan oleh warga. “Karena sudah sekian puluhan tahun hanya dianggap laporan kosong“.(mg-06)

 

_

Laporan: Muhlis Idrus

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks