Awal Agustus, Polres Sula Tetapkan Tersangka Korupsi DD

Iptu Aryo Dwi Prabowo. (Foto: Amko)

Sanana, malutpost.id — Proses penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara mengalami progress. Awal Agustus, pihak penyidik akan menetapkan tersangkanya.

Kasat Reskrim Polres Kepsul Iptu Aryo Dwi Prabowo menjelaskan perkembangan kasus yang merugikan negara sebesar Rp400 juta itu. Kasus tersebut terkait dugaan penyalahgunaan DD Desa Wai Ipa Kecamatan Sanana. “Awal bulan depan kita akan tetapkan tersangka kasus DD Wai Ipa, setelah pasar makdahi,” kata Aryo kepada malutpost.id melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/7/2021).

Aryo menambahkan, dalam penyidikan kasus DD Wai Ipa ini, pihaknya telah meminta keterangan dari saksi ahli di Kementrian Desa (Kemendes). “Kemarin kami sudah mintai keterangan dari saksi ahli di kemendes. Jadi, tinggal gelar perkara untuk penetapan tersangka,” ungkapnya.

Baca:  Ban Motor Tiba-tiba Meledak, ASN di Sula Terjatuh

Sebelumnya, pihak penyidik Polres telah memeriksa 3 orang saksi. Ketiga saksi itu adalah Kaur Pembangunan Desa Wai Ipa Arsad Aufa, mantan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wai Ipa Taidi Soompi, dan mantan Sekretaris Desa Waiipa Refli Tinamongan.

Disinggung berapa tersangka dalam kasus penyalahgunaan DD ini, Aryo menyebut kemungkinan besar mengarah pada 1 orang. Namun tidak menutup kemungkinan, akan ada calon tersangka lainnya dalam dugaan kasus korupsi tersebut.

Seperti diketahui, DD yang disalahgunakan itu senilai Rp400 juta bersumber dari DD tahap II 2018. Alokasinya untuk pelaksanaan proyek pembangunan gedung pertemuan, dua unit MCK, dan satu unit sumur.(mg01)

 

_

Laporan: Hamdi Embisa
Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks