Ini ‘Jalan Tikus’ TKA Masuk Maluku Utara Tanpa Pemeriksaan

Irwan Mansur. (istimewa)

Bobong, malutpost.id — Banyak tenaga kerja asing atau TKA diketahui masuk ke Maluku Utara tanpa melalui prosedur keimigrasian. Para pekerja asal China ini didatangkan oleh perusahan tambang PT. Adidaya Tangguh yang beroperasi di Kabupaten Pulau Taliabu melalui imigrasi Luwuk, Sulawesi Tengah.

Pekerja kemudian meintasi jalur laut menuju Taliabu tanpa pemeriksaan terlebih dahulu di Kantor Imigrasi Kelas I Ternate. Ini diungkapkan Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah) Kabupaten Pulau Taliabu, Irwan Mansur, kepada malutpost.id Senin (19/7/2021).

Menurut Mansur, semestinya TKA yang datang bekerja di PT. ADT harus melalui Ternate agar PPH (Pajak Penghasilan) masuk di Malut. Dia menganggap, kedatangan TKA melalui jalur imigrasi Luwuk, Sulawesi Tengah justru mengutungkan provinsi tersebut, padahal mereka bekerja di wilayah administrasi Maluku Utara.

“Kalau caranya begini maka Maluku Utara yang dirugikan begitu juga dengan Taliabu,” sorotnya.

Karena itu, Dia menyarakan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Malut segera menata kembali jalur imigrasi TKA yang datang ke Taliabu harus melalui Imigrasi Malut.

“Dengan begitu, PPH masuk di Provinsi Malut dengan demikian menguntungkan daerah tempat perusahaan beroperasi dari segi dana bagi hasil. Selama ini kan kedatangan TKA ke Taliabu lewat Imigrasi Luwuk, sehingga yang mendongkrak PPH di Luwuk dan Malut yang rugi,”tandasnya. Di lain sisi, Maluku Utara sedang berusaha menekan lonjakan kasus positif Covid-19 yang tak terkendali. (mg-02)

 

_

Laporan: Sukasno Sangaji

Editor: Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks