Kalau Refocusing Jilid III Berlaku, Pemkot Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Taufik Djauhar. (istimewa)

Ternate, malutpost.id — Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman mengaku pihaknya belum tahu rencana refocusing jilid III akan diberlakukan di daerah. Kebijakan yang diambil pemerintah pusat itu dalam rangka penanganan kasus Covid-19 yang kembali meningkat serta pemulihan ekonomi.

“Secara formal, saya belum menerima instruksi dari pemerintah pusat terkait refocusing jilid III. Kalau kemudian rencana itu ada, saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” kata Tauhid Soleman saat ditemui malutpost.id di kantornya, Rabu (14/7/2021).

Secara terpisah, Kepala BPKAD (Badang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kota Ternate, Taufik Jauhar kaget mendengar rencana tersebut. Menurutnya, terkait penanganan kasus Covid-19 tahun 2021 ini, Pemkot Ternate baru saja melakukan Refocusing Jilid II. Anggarannya senilai Rp108 miliar. “Saat ini pun, input refocusing ke Kementerian Keuangan masih dalam proses,” tandas Taufik yang ditemui terpisah.

“Sekarang ini saja kita sudah pusing tiba-tiba muncul lagi rencana refocusing jilid III. Kami berharap refocusing jilid III ini cukup di tingkat kementerian dan pemerintah provinsi. Apalagi sejumlah OPD tidak mencapai target PAD, bahkan ada yang hanya 8 persen,” paparnya.

Sejauh ini pihak Pemkot Ternate mengalami kendala penginputan ke Kementerian Keuangan untuk refocusing anggaran jilid II. “Secara teknis, proses penginputan harus mengunakan sistem aplikasi SIPD. Kendalanya sistem ini belum dikuasai sehingga selain SIPD, Pemkot juga menggunakan SIMDA,” tambahnya. (mg-07)

 

 

_

Peliput  : Faisal Sidik
Editor    : Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks