Puas dengan Kinerja Penyidik, Keluarga Munir Berharap Tersangka Dihukum Berat

Keluarga Munir, korban yang tewas tertembak saat berburu.

Ternate, malutpost.id – Keluarga Munir Jalil, pria yang tewas saat berburu di hutan Sasa, menyatakan puas dengan kinerja penyidik Polres Ternate. Pasalnya, hampir dua pekan kematian Munir dikabarkan akibat diterkam babi hutan. Namun, setelah penyelidikan dan penyidikan, polisi akhirnya menetapkan dua orang rekan korban sebagai tersangka pada Senin (12/7/2021).

Kedua rekan korban yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kematian Munir itu masing-masing HS (61) dan ACM (15). Mereka diduga melakukan perbuatan lalai sehingga menimbulkan orang lain kehilangan nyawa. Kelalaian itu terkait dengan kepemilikan dan penggunaan senjata api yang digunakan mereka saat berburu di hutan.

HS ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki dan menyimpan 5 pucuk senjata api, sementara ACM yang masih remaja itu dijerat karena menggunakan senjata api saat berburu bersama korban, HS, dan 3 warga lain pada Rabu (30/6/2021) lalu.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Polres Ternate, luka yang diderita Munir di bagian bokong dan sekitar paha bukan karena terkaman babi hutan melainkan diduga salah tembak.

Pihak keluarga ketika ditemui malutpost.id,  Selasa (13/7/2021), menuturkan, pihaknya cukup puas dengan kinerja penyidik Satreskrim Polres Ternate yang telah bekerja maksimal dalam mengusut penyebab kematian warga Tongole, Ternate Tengah itu. “Kami  merasa puas dan berterima kasih karena penyebab kematian sudah terungkap,” ujar Ramlia Hamid (59), kakak perempuan Munir. Hal senada dipaparkan Syahril Mahmud, ponakan korban.

Meski demikian, pihak keluarga masih bertanya soal kedua tersangka yang belum ditahan. Rasyid, salah seorang kakak korban menuturkan, pihaknya menerima informasi kalau kedua tersangka belum ditahan karena HS diberi assessment akibat dalam kondisi sakit, sementara ACM masih berstatus anak-anak. “Kami memang belum mendapat informasi langsung dari pihak kepolisian. Yang saya khawatir, jangan sampai saat tersangka berkeliaran di luar dan bertemu dengan keluarga bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Dia mengaku, pihaknya keluarga sudah menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke tangan pihak berwajib. “Kami  keluarga sudah serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Harapan kami  jika ada asessment terhadap tersangka, hendaknya diberitahukan juga kepada keluarga,” tukas Rasyid.

“Kami keluarga minta agar kasus ini berakhir sampai ke Pengadilan. Jadi harapan kami keluarga agar para tersangka dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini,” tambah Syahril.(mg-06).

Peliput: Muhlis Idrus

Editor: Ismit Alkatiri

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks