Bunga Ternatea; Naikkan Imun, Cegah Virus

Bunga Ternatea

BUNGA Ternatea atau sering disebut (maaf) telang, merupakan tanaman endemis Ternate yang menyimpan banyak rahasia kesehatan. Tanaman rambat yang spesies pertama ditemukan Jacob Breyne (ahli botani Polandia) di Ternate pada abad 17 ini bahkan sudah dijadikan bahan herbal oleh orang-orang tua di Maluku Utara sejak dahulu kala. Belakangan, bunga dari tanaman ini viral di berbagai daerah dan negara tetangga sebagai bahan herbal alami yang banyak diminati.

Hasil penelusuran cerita di kalangan masyarakat Maluku Utara, sampai pada tahun 1980-an, masih banyak biang kampung memanfaatkan bunga yang dominan berwarna biru ini untuk perawatan bayi. ”Biasanya, bunga itu dicelup di air mandi bayi. Tapi ada juga yang meneteskan air bunga ke mata dan mulut bayi,” tutur Ibu Jija, warga Desa Mandaong, Bacan Selatan Halsel.

Di Bacan, tanaman ini dikenal dengan nama Kalangnawang (palang pintu). Namun, hanya sedikit warga yang tahu pemanfaatannya. Semenjak kesehatan modern berkembang, pemanfaatan potensi kekayaan hayati Maluku Utara ini mulai ditinggalkan warga. Kondisi yang sama juga berlaku di Ternate. Mahdi Malan Kodja, Kimalaha Tomagola Bobato 18 Kesultanan Ternate menuturkan, di lingkungan masyarakat kesultanan, bunga ini juga sudah dimanfaatkan lama oleh nenek moyang dalam pengobatan tradisional. “Tanaman ini, dulu sangat banyak ditemukan di setiap lahan kosong atau pekarangan rumah penduduk. Sayangnya, saat ini banyak yang ditebang karena kurang dimanfaatkan,” tutur Mahdi dalam FGD tentang Bunga Ternatea yang dilaksanakan Polres Ternate medio Juni 2021.

Dari berbagai penelitian dan uji klinis Bunga Ternatea, ternyata tanaman ini sangat banyak kandungan fitokimia yang bermanfaat untuk kesehatan. Di antaranya antibiotik alami, antioksidan, dan antidepresan.

Institute of Coffee Maluku Utara (InsCo-MU) yang intens melakukan uji coba pemanfaatan tanaman ini mulai menemukan jawaban rahasia kesehatannya. Dengan meminum air seduhan Bunga Ternatea banyak manfaat yang dirasakan. Termasuk memprotoksi tubuh dari ancaman berbagai virus. Kandungan antioksidan yang tinggi, dari hasil uji laboratorium Kimia Hasil Hutan Universitas Mulawarman Banjarmasin, menunjukkan potensi bear untuk kesehatan tubuh. Jika dikonsumsi secara rutin, ramuan ini mampu memberi dampak kesehatan terhadap tubuh.

Memasuki pandemi Covid-19 gelombang kedua pada awal Juli 2021, sejumlah warga Kota Ternate yang tahu tentang manfaat bunga ini, ramai memesan minuman herbal yang diproduksi salah satu rumah produksi di Ternate. Rata-rata mengaku minum herbal ini untuk mengantisipasi virus Corona. Bunga Ternatea yang diracik dengan berbagai rempah itu, selain meningkatkan imun tubuh juga meredakan stress yang mulai melanda warga di tengah kebijakan pembatasan-pembatasan sosial.(ismit alkatiri)

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks