Paripurna LKPJ Ricuh, Fraksi Golkar Tak Lagi Percaya Ketua DPRD Morotai

Sidang paripurna penyampaikan LKPJ oleh Pemda Morotai yang berakhir ricuh, pada Jumat (9/7/2021) malam. (Foto: Opan/malutpost.id)

Daruba, malutpost.id — Fraksi Partai Golkar, DPRD Kabupaten Pulau Morotai ikut angkat bicara soal insiden yang terjadi saat paripuran penyampaian dokumen laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2020 Pemda Morotai pada, Jumat 9 Juli 2021 malam.

Kepada malutpost.id, Ketua Fraksi Golkar DPRD Morotai, Mahmud Kiat, menilai Ketua DPRD Rusminto Pawane tidak bersikap arif saat memimpin sidang. Menurut Mahmud, Rusmianto bersikap tidak patuh terhadap aturan sidang di dewan. “Ini telah menunjukan keliaran dalam memimpin persidangan dan sangat tidak arif dan tidak menunjukan ketidakpatuhan,”kata Mahmud.

Dia bilang, DPRD adalah lembaga mufakat, sementara keputusan skorsing sidang yang diambil Ketua DPRD dilakukan secara sepihak. Fraksi Golkar, keputusan tersebut adalah adalah bagian dari sekenario bersama agar paripurna LKPJ tidak dilaksanakan. “Kalau ini bukan sekanario seharusnya ketua DPRD sebagai pimpinan rapat itu, ketika mendengar pendapat dari teman-teman fraksi Gerakan Amanat Nasional (GAN) maka seharusnya meminta pendapat seluruh forum,”kata Mahmud.

Baca:  Firman Sukses Jalankan Program Kemenkes di Morotai

Dia menambahkan, Fraksi Golkar akan mengkonsolidasi seluruh anggota dewan untuk melakukan mosi tidak yang dibuat dalam surat keputusan. “Kami akan memprakarsai ini untuk pimpinan yang tidak melanjutkan dan melaksanakan parupurna LKPJ semalam,”tegasnya.(cr-04)

 

_

Peliput : Sofyan Togubu

Editor  : Ikram Salim

Kolom Komentar
CATEGORIES
TAGS

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )
×

Powered by WhatsApp Chat

×
%d bloggers like this:
Enable Notifications    OK No thanks